Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pasien Kasus Probable Jepara Meninggal, Pemakaman Tetap Gunakan Protokol Covid

MURIANEWS, Jepara – Seorang warga Desa Sowan Kidul, Kecamatan Kedung, Jepara, yang merupakan pasien kasus probable Covid-19 dilaporkan meninggal dunia, Selasa (21/7/2020).

Probabel sendiri merupakan kasus suspek dengan ISPA Berat/meninggal dengan gambaran klinis yang meyakinkan Covid-19 dan belum ada hasil pemeriksaan laboratorium real time PCR.

Laporan yang disampaikan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara menyebutkan, pasien tersebut meninggal dunia dalam perawatan di RS PKU Muhamadiyah Mayong.

Baca: Pastikan Bebas Covid-19, Kos-kosan di Jepara Juga Disasar Polisi

Pasien perempuan berinisial Y (59) tahun tersebut sudah dilakukan swab dua kali, namun hasilnya belum diketahui. Sebelumnya almarhumah juga sudah dilakukan rapid test dengan hasil non reaktif.

Namun, sesuai dengan protokol penanganan covid, kasus ini masuk dalam kasus pasien Probable dan harus tetap ditangani dengan protokol Covid-19.

Camat Kedung Moh Kafid menyatakan, pihaknya sudah melakukan pendekatan dengan pihak keluarga pasien terkait hal ini. Sejauh yang sudah dicapai dalam pembicaraan, pihak keluarga menyatakan bisa menerima penerapan protokol Covid.

Baca: Minim Kesadaran, Banyak Pengunjung Pantai Teluk Awur Jepara Tak Pakai Masker

Sampai Selasa (21/7/2020) petang, penyiapan makam di Desa Sowan Kidul dilakukan. Sedangkan untuk proses pemulasaraan jenazah dilakukan di RS PKU Muhamdiyah Mayong.

“Kami sudah sampaikan mengenai hal ini. Pihak keluarga sudah memberikan persetujuan dan memahami situasinya. Setidaknya itu yang sudah dicapai dalam pembicaraan yang kami lakukan dengan pihak keluarga,” ujar Moh Kafid, Selasa (21/7/2020) petang.

Masalah pemakaman dengan prosedur Covid di Jepara ada beberapa yang diketahui menimbulkan persoalan. Setidaknya sudah ada dua kasus di Jepara, di mana ada pihak keluarga pasien yang meninggal menolak penerapan prosedur Covid.

Baca: Tetap Digelar di Tengah Pandemi, Begini Konsep Tradisi Perang Obor Jepara Malam Ini

Kasus pertama terjadi di Desa Kedung Malang, Kedung, Jepara beberapa waktu silam. Sedangkan yang terbaru ada di Kelurahan Ujung Batu, Jepara beberapa waktu lalu.

Kejadian di Kelurahan Ujung Batu, diketahui warga membongkar peti jenazah yang berada di mobil ambulans. Negosiasi yang dilakukan aparat akhirnya gagal. Tim Pemakaman dari Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Covid-19 akhirnya gagal melakukan pemakaman dengan prosedur covid.

“Dari hasil lab, kita ketahui bersama untuk kasus di Ujung Batu itu ternyata memang positif Covid-19. Jadi situasinya jelas menimbulkan kerawanan mengenai kemungkinan terjadinya penularan,” ujar M Zaenudin, petugas pemakaman dari BPBD Jepara, Selasa (21/7/2020).

Baca: Dua Pasien Positif Covid di Jepara Meninggal Dunia

Sampai saat ini di seluruh wilayah Jepara, untuk jumlah kasus pasien meninggal sudah mencapai 78 orang. Rinciannya sebanyak 34 merupakan pasien kasus probable dan 44 orang lainnya merupakan kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

DKK Jepara sendiri saat ini mulai menerapkan terminology baru dalam penangana Covid-19. Secara keseluruhan ada 853 kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Dengan jumlah sebanyak 811 orang merupakan warga Jepara dan 43 orang lainnya merupakan warga di luar Jepara.

 

Reporter: Budi Erje
Editir: Supriyadi

Comments
Loading...