Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Perajin Pigura Pasar Kliwon Kudus Diajari Tim UMK Berinovasi Pakai IT

MURIANEWS, Kudus – Di tengah terhimpitnya perekonomian di masa pandemi, Universitas Muria Kudus (UMK) melakukan pendampingan kepada perajin pigura kaligrafi di Pasar Kliwon. Hal tersebut dilakukan untuk mengembangkan dan meningkatkan perekonomian di tengah pandemi.

Perajin pigura tersebut kini dilatih untuk mengembangkan usaha dengan membuat produk baru berbasis informasi dan teknologi (IT).

Kegiatan pendampingan usaha mikro kecil menengan (UMKM) ini, mendapat dukungan penduh dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

Ketua Program Kemitraan Masyarakat (PKM) UMK  Muhammad Arifin mengatakan, selama ini perajin pigura hanya menjual dengan produk pigura yang dipadu dengan kaligrafi. Padahal masih ada banyak inovasi dan potensi lain yang masih bisa dikembangkan.

“Sebelum adanya pendampingan, kami sudah turun untuk melihat kondisi para perajin, inovasi seperti apa yang harus mereka kembangkan,” katanya, Selasa (21/7/2020).

Salah satu produk inovasi yang diajarkan yakni seperti pigura waktu jam salat digital, pigura running text dan pigura suara murottal 30 juz. “Settinganya nanti bisa  melalui smartphone Android dan SD card atau komputer,” ucapnya.

Ia menyatakan, selama ini belum ada yang membuat inovasi tersebut. Sehingga pihaknya melakukan pendampingan mulai dari awal sampai akhir.

“Bukan hanya membuat, namun juga melakukan pendampingan dengan mencarikan komponen-komponen elektronik atau bahan bakunya ke produsen. Kami carikan produsen komponennya, biar harganya lebih murah,” terangnya.

Ia mengaku pelatihan sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor utama. Sehingga diberikan pelatihan komputer untuk mengisi suara, setting aplikasi Android untuk waktu salat, jam digital hingga running text menggunakan Andorid.

“Sementara ini kendala utamanya ada di proses setting. Harus butuh terus dilatih agar semua bisa menguasainya. Selain itu kami juga melatih pemasaran melalui online agar pelaku UMKM di Kudus bisa terus berkembang,” ujarnya.

Dengan adanya pelatihan dan pendampingan ini, diharapkan pelaku UMKM bisa bersaing dan memacu pertumbuhaan penjualan produk dan pemasaran  pigura. Karena selama ini masih jarang yang membuat pigura yang diinovasikan dengan teknologi IT.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...