Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Istri Plt Bupati Kudus Disiapkan Jadi Caleg di Pemilu 2024

MURIANEWS, Kudus – Mawar Anggraeni Hartopo, istri Plt Bupati Kudus HM Hartopo memutuskan untuk terjun ke dunia politik. Perempuan yang telah ditunjuk sebagai Wakil Ketua DPC PKB Kudus ini juga disiapkan untuk menjadi salah satu jago PKB dalam Pemilu 2024 mendatang.

Mawar diproyeksikan akan menjadi calon anggota legislatif (caleg) dari PKB, untuk daerah pemilihan (dapil) Mejobo, Bae, dan Undaan.

“Proyeksinya memang akan menjadi Caleg di pemilu mendatang,” kata Ketua DPC PKB Kudus Mukhasiron saat menggelar taaruf pengurus baru, Selasa (21/7/2020).

Mawar sendiiri, kata Mukhasiron, sudah menyatakan keinginannya untuk maju sebagai caleg melalui PKB. Surat pernyataan terkait kesediaan untuk mencalonkan diri pun sudah dibuat oleh Mawar.

“Untuk sementara beliau ingin nyaleg dahulu lewat PKB, surat pernyataan sudah,” ujarnya.

Soal asal usul bagaimana Mawar Hartopo bisa di PKB, Mukhasiron mengatakan memang sedari awal yang bersangkutanlah yang ingin masuk ke PKB.

Karena PKB adalah partai terbuka, lanjut dia, maka dipersilahkanlah untuk bergabung. “Kami memang partai terbuka, siapapun bisa masuk ke PKB,” jelas dia.

Baca: Istri Plt Bupati Kudus Terjun ke Politik, Diangkat Jadi Wakil Ketua DPC PKB

Sementara Plt Bupati Kudus HM Hartopo sebelumnya juga mengaku tak keberatan dengan keputusan istrinya tersebut. Hartopo juga menegaskan hal tersebut merupakan kemauan dari istrinya sendiri.

Hartopo mengatakan, istrinya memang sebelumnya aktif dalam Muslimat NU. Sehingga memang apabila diangkat menjadi wakil ketua pihaknya tidak mempermasalahkan. “Daripada nganggur, saya membebaskan istri saya untuk ini,” terangnya.

Mawar sendiri, kata Hartopo, juga sempat diminta masuk ke DPC PDI Perjuangan, namun karena  sejumlah pertimbangan, pihaknya urung melakukan tersebut. ”Karena saat itu juga ada pencopotan Bu Rina, jadi tidak enak,” jelas Hartopo.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...