Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Tingkat Kesembuhan Pasien Corona di Kudus Meningkat

MURIANEWS, Kudus – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kudus mencatatat, tingkat kesembuhan pasien corona yang dorawat di Kota Kretek mengalami peningkatan. Pada pertengahan Juni 2020 lalu, persentase kesembuhan berada di angka 28,9 persen, sementara kini, naik menjadi 49,25 persen.

Juru Bicara GTPP Covid-19 Kudus dokter Andini Aridewi mengatakan, untuk jumlah pasien sembuh dari dalam Kabupaten Kudus kini mencapai 193 pasien.

Sementara untuk pasien luar wilayah yang sempat dirawat di Kudus dan sembuh, adalah 69 pasien. “Jumlah tersebut masih bisa meningkat,” kata Andini, Senin (20/7/2020) siang.

Naiknya persentase kesembuhan pasien sendiri, kata Andini, dipengaruhi beberapa faktor. Di antarnya adalah penanganan medis yang baik. Selain itu, kriteria dari Kemenkes tentang pasien sembuh juga memengaruhi.

“Pedoman dari Kemenkes,  orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala hanya wajib isolasi diri di rumah tanpa harus melakukan tes usap tenggorokan lanjutan,” ujarnya.

Selesai isolasi, ketika tidak ada ada gejala ke arah corona dan kondisi pasien baik, maka bisa dinyatakan sembuh. Namun tetap harus berdasarkan evaluasi dari tim medis.

Kecuali, kata dia, pasien dengan gejala berat yang dirawat di rumah sakit. Mereka, harus melakukan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) lanjutan.

“Itu pun hanya cukup sekali. Jika negatif hasilnya maka selesai isolasi,”  terangnya.

Sementara sampai saat ini, penanganan Covid-19 di Kudus memang terus disempurnakan. Sehingga penanganan jauh lebih baik dibanding di awal pandemi.

Terutama dalam penanganan pada kasus-kasus dengan penyakit penyerta ataupun datang dengan kondisi kurang baik.

“Sepanjang pasien tak memiliki penyakit penyerta, maka faktor kesembuhannya lebih tinggi, “ jelasnya.

Sementara hingga Senin siang ini, GTPP Kudus mencatat ada sebanyak 391 kasus dari dalam wilayah dan 141 kasus dari luar wilayah.

Dari jumlah tersebut, yang sedang menjalani perawatan sebanyak 80 orang. Untuk pasien yang menjalani isolasi mandiri sebanyak 129 orang.

Jumlah pasien sembuh hingga kini tercatat sebanya 262 orang atau 49,25 persen dari total sebanyak 532 kasus.Sedangkan kasus meninggal sebanyak 61 kasus.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...