Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Jembatan Dibongkar dan Jalan Alternatif Disetop Warga, Puluhan Truk di Pati Blokir Jalan Tayu-Jepara

MURIANEWS, Pati – Puluhan truk di Kecamatan Dukuhseti memblokir jalan Tayu-Jepara, Jumat (17/7/2020). Pemblokiran dilakukan dengan cara memarkirkan truk di pinggir jalan dan di badan jalan, tepatnya di Desa Puncel, Kecamatan Dukuhseti.

Hal itu lantaran jembatan Karnen Desa Tegalombo yang menjadi akses utama jalan provinsi tersebut dibongkar. Sementara jalur alternatif terdekat yang sudah disediakan, yakni melewati Desa Puncel tembus di Desa Tegalharjo dihadang oleh warga setempat.

Sementara apabila para sopir truk mengambil jalur alternatif kedua, yakni melalui Desa Ngablak, Kecamatan Cluwak jarak tempuhnya lebih panjang.

Sopir truk pengangkut tanah, Supardi mengaku akibat pembongkaran jembatan tersebut para sopir kini tidak bisa bekerja. Karena untuk sampai tujuan pengangkutan, angkutan truk harus memutar hingga 25 kilometer lebih apabila melewati Desa Ngablak.

“Padahal jika melewati jalur alternatif tujuan Desa Kembang, paling hanya memutar sekitar dua kilometer saja. Tapi dihadang oleh warga,” katanya.

Tidak hanya truk bermuatan tanah, dampak penutupan jalur alternatif ini juga dirasakan ratusan sopir truk lain. Seperti truk pengangkut batu, tebu, dan truk pengangkut bahan bangunan yang melintasi jalur provinsi tersebut.

“Kalau jalur alternatif ini tidak boleh dilewati, kan harus lewat Ngablak. Jaraknya lebih jauh. Biaya pengangkutan tidak cukup,” jelasnya.

Dia menambahkan, setidaknya ada 500 truk yang setiap hari melewati jalan tersebut. Karena itu, ia meminta ada solusi dari pihak terkait.

“Kalau tidak ada solusi, 500 truk yang melintas di jalan ini, ya terancam tidak bekerja,” tandasnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...