Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Sempat Ditutup 10 Hari, Puskesmas Mlonggo Jepara Mulai Beroperasi

MURIANEWS, Jepara – Setelah sempat ditutup selama sepuluh hari, Puskesmas Mlonggo Jepara akhirnya mulai beroperasi, Kamis (16/7/2020) kemarin. Hal ini setelah para tenaga kesehatan (nakes) di puskesmas setempat yang dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Sebelumnya, Puskesmas Mlonggo ditutup sejak sejak 6 Juli 2020 setelah puluhan nakes dinyatakan terpapar virus Corona. Akibatnya, sejumlah pelayanannya dipindahkan ke Puskesmas Pembantu di Srobyong, Mlonggo.

Kepala Puskesmas Mlonggo, dr Eko Cahyo Puspeno menyatakan pihaknya sudah kembali memberikan pelayanan pasca tenaga kesehatannya dinyatakan sembuh. Bersama sejumlah tenaga kesehatan lainnya, ia sempat menjalani karantina setelah dinyatakan positif Covid-19.

Baca: Dokter dan 16 Nakes Terpapar Corona, Puskesmas Mlonggo Jepara Ditutup

“Alhamdulilah kami sudah melewati masa karantina dan sudah dinyatakan sembuh. Kemarin kami juga sudah di-swab lagi dan hasilnya negatif. Kini kami sudah kembali membuka pelayanan di Puskesmas Mlonggo,” ujar dr Eko Cahyo Puspeno, Jumat (17/7/2020).

Ia menyebutkan, sejak Kamis (16/7/2020) pihaknya sudah membuka pelayanan untuk Unit Gawat Darurat (UGD), Rawat Inap dan Persalinan. Sedangkan untuk pelayanan Rawat Jalan dan layanan rujukan masih sedang dalam proses, karena sempat dialihkan di Puskesmas Pembantu Srobyong.

Tempat pelayanan Rawat Jalan dan Rujukan di Puskesmas Mlonggo sendiri saat ini sedang mengalami renovasi untuk dikembangan menjadi dua lantai. Sehingga saat ini tengah dilakukan penataan ulang di Gedung Lama, dan di harapkan proses ini bisa segera selesai.

Baca: Satu Lagi Nakes di Jepara Meninggal, Jumlah Kasus Covid Kini 334 Orang

“Kami menargetkan untuk Rawat Jalan dan Layanan Rujukan bisa segera kami buka pada Senin pekan depan. Sehingga semua pelayanan sudah bisa kembali berjalan normal seperti biasanya,” jelas dr Eko Cahyo Puspeno.

Sebelumnya 16 tenaga kesehatan di Puskesmas Mlonggo dinyatakan positif Covid-19. Jumlah ini meliputi juga tiga orang dokter umum dan satu dokter gigi. Jauh sebelumnya, ada delapan tenaga kesehatan Puskesmas Mlonggo, juga terkonfirmasi positif Covid-19 dan harus menjalani karantina.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...