Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Dampak Pandemi, Penjualan Sapi di Pati Lesu

MURIANEWS, Pati – Penjualan sapi di Kabupaten Pati saat ini tengah lesu. Hal itu dimungkinkan karena kondisi ekonomi masyarakat juga mulai melemah. Ditambah lagi ada pandemi Covid-19 yang sampai saat ini masih berlangsung.

Hal itu diakui sendiri oleh Muhammad Muhson, salah seorang pedagang sapi di Pasar Wage, Desa/Kecamatan Margorejo. Sejauh ini, pembelian sapi masih sangat sepi. Bahkan harganya juga mengalami penurunan.

“Pembelian masih sepi. Mungkin karena dampak Covid-19,” katanya.

Dia menyebutkan, untuk harga sapi sendiri diakui mengalami penurunan, yakni dari Rp 18 juta menurun menjadi Rp 17,25 juta. Meski sudah turun, minat pembeli pun masih jarang.

Menurutnya, hal ini berbanding terbalik pada saat sebelum pandemi. Untuk harga satu ekor sapi siap potong bisa mencapai Rp 18,5 juta. Minat pembeli pun diakui cukup banyak.

“Semua jenis sapi harganya menurun. Tapi tidak tahu juga kalau nanti mendekati Idul Adha harganya naik,” terangnya.

Dikatakan pula, naik turunnya harga sapi ini memang dipengaruhi oleh situasi yang terjadi. Terkadang momentum juga menjadi salah satu penyerta.

Misalnya pada saat Idul Adha, harga sapi kadang naik, setelah itu turun lagi. Bahkan, terkadang permintaan juga cukup banyak.

“Tapi kalau dibandingkan tahun lalu, tingkat penjualannya lebih tinggi pada 2019. Harganya pun demikian,” jelas Muhson.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...