Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Layani Pembeli Tak Bermasker, Swalayan di Jepara Bakal Ditutup Dua Hari

MURIANEWS, Jepara – Gugus Tugas Percepatan Penangana (GTPP) Covid-19 Jepara bakal memberi sanksi tegas kepada toko swalayan yang nekat melayani pembeli tak bermasker. Sanksi tersebut berupa penutupan swalayan selama dua hari.

Ketua GTPP Covid 19 Jepara, Dian Kristiandi mengatakan, sanksi itu juga berlaku kepada toko swalayan yang tak mengindahkan protokol kesehatan. Mulai dari penyediaan tempat cuci tangan, hand sanitizer, penggunaan masker oleh karyawan, hingga penerapan sosial distancing.

Baca: Tambah 24 Kasus Lagi, Total Pasien Positif di Jepara Kini 748 Orang

”Jangan sampai ada masyarakat yang tidak menggunakan masker atau tidak menerapkan protokol kesehatan dilayani. Kalau tidak menggunakan masker jangan diperbolehkan masuk atau membeli di toko-toko swalayan,” kata Ketua GTPP Covid 19 Jepara, Dian Kristiandi dalam Rakor Forkompinda bersama petinggi desa dan Camat, Kamis (16/7/2020).

Dian Kristiandi yang juga Bupati Jepara meminta semua pengelola toko-toko swalayan bisa menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dan disiplin. Penerapan itu mencakup pada pegawai atau petugasnya dan semua pembeli yang datang membeli.

Baca: Satu Lagi Warga Jepara Positif Covid-19, Berstatus Pelajar dan Sempat Dibesuk Teman Sekolah Tanpa Masker

”Jika terbukti ada pembeli atau karyawan yang tidak menerapkan protokol kesehatan, maka yang dikenakan sanksi adalah pengelolanya. Bentuknya penutupan selama dua hari,” ujarnya.

Selain toko-toko swalayan, pihaknya juga akan mendorong penerapan protokol kesehatan juga dilaksanakan secara lebih ketat lagi di pasar-pasar tradisional. Para petinggi desa dan Camat juga diminta untuk ikut memberikan pengawasan lebih terkat penerapan protokol kesehatan di masing-masing wilayahnya.

Baca: Pemuda Asal Bangsri Jepara Dilantik Jadi Perwira TNI AL oleh Presiden

Sehingga cepat atau lambat penerapan protokol kesehatan bisa menjadi bagian dari seluruh masyarakat Jepara.

“Ini semua untuk kepentingan bersama, bukan satu orang. Jadi kami harap semua bisa berpartisipasi dan saling mengawasi,” tegasnya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...