Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

SDIT Al Islam Kudus Siap Kunjungi Rumah Siswa Kesulitan Belajar Online

MURIANEWS, Kudus – SDIT Al Islam Kudus menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Kamis (16/7/2020). Kegiatan ini juga untuk mengkoordinasikan kepada siswa dan orang tua wali tentang pembelajaran daring yang akan dimulai pada Senin (20/7/2020).

Kegiatan MPLS ini juga dihadiri Plt Bupati Kudus HM Hartopo yang merupakan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kudus.

Kepala SDIT Al Islam Susi Utami mengatakan, pembelajaran di SDIT Al Islam Kudus tetap dilakukan secara daring sesuai pentunjuk dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora).

“Selama sepekan mulai tanggal 13 hingga 18 Juni 2020 kami lakukan koordinasi awal untuk tahun pembelajaran baru 2020/2021. Jadi kami mendatangkan siswa beserta orang tua untuk berkoordinasi masalah pembelajaran daring,” katanya.

Sementara untuk kendalanya selama empat bulan kemarin, lanjut Susi, ada orang tua wali  yang gadgetnya tidak mendukung.

Sehingga nantinya jika ada siswa yang kesulitan atau mengalami kendala dalam proses belajar online, pihaknya siap untuk berkunjung ke rumah-rumah siswa.

“Siswa terkadang juga ada yang bosan karena pembelajaran melalui daring. Karena kemarin memang mendadak dan belum ada jadwal, jadi ini kami perbaiki untuk koordinasi mengenai pembelajaran daring dan pembuatan jadwal,” ujarnya.

Selain itu, nantinya akan ada pembagian tugas melalui grup WhatsApp. Jika ada tugas yang harus diambil di sekolah, orang tua wali yang harus mengambilnya. Sedangkan untuk pengumpulan tugasnya mulai dari dua pekan sekali hingga satu bulan sekali.

“Masing-masing siswa mendapatkan dua tugas dalam satu hari nantinya. Untuk jumlah siswa baru di SDIT saat ini ada 128 siswa untuk total siswa kelas 1-6 ada 790 siswa,” jelasnya.

Sementara itu, Hartopo menyatakan kunjungannya ke SDIT Al Islam Kudus untuk meninjau kesiapan kedisiplinan protokol kesehatan.

“Secara keseluruhan sudah bagus, seperti jaga jarak, penggunaan masker dan face shield, hand sanitizer. Namun, ada yang harus juga ditambahi, seperti penambahan dua tempat cuci tangan permanen di pintu masuk, dan penambahan kaca akrilik di tempat pelayanan,” terangnya.

Ia menyatakan peninjauan ini untuk mempersiapkan saat tatap muka ujian semester dan pertengahan semester. Karena menurut dia, saat ujian berlangsung pihaknya memperbolehkan digelar di sekolah.

Selain itu hari ini, pihaknya juga akan mengecek protokol kesehatan di beberapa sekolah lainnya seperti SD Barongan dan SMP 1 Kudus.

“Ujian semeteran harus di sekolahan dan dibagi secara bertahap dan didampingi orang tua. Kalau kemarin masih dilakukan secara daring dan yang mengerjakan ada dari orang tua juga, ini jangan sampai terjadi lagi,” pungkasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...