Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Tersangka Kasus Suap PDAM Kudus yang Kena OTT Dipastikan Positif Corona

MURIANEWS, Kudus – Satu tersangka kasus suap pengangkatan pegawai PDAM Kudus, T atau Tony dipastikan positif corona. Yang bersangkutan kini tengah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Loekmono Hadi, Kudus.

Direktur RSUD Kudus dokter Abdul Aziz Achyar membenarkan hal itu, Kamis (16/7/2020). Ia mengatakan, T saat ini tengah dirawat di ruang isolasi dengan penyakit penyerta.

Disebutkannya, T mempunyai penyakit diabetes melitus dan sejumlah luka akibat penyakitnya tersebut. “Saat ini tengah kami rawat,” ucap dia ketika dikonfirmasi via telepon.

T sendiri, lanjut Aziz, masuk ke RSUD Kudus pada Senin (13/7/2020) malam, usai dipindahkan dari Rumah Tahanan Polres Kudus oleh pihak kejaksaan. “Tengah kami rawat intensif di ruang isolasi,” jelas dia.

Yang bersangkutan, diduga tertular corona saat berada di Rumah Tahanan Polres Kudus. Mengingat T berada satu sel dengan tahanan kejaksaan yang positif corona beberapa waktu lalu.

Baca: Direktur PDAM Kudus Sakit, Satu Tersangka Suap Lain Dirawat di Ruang Isolasi

Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma mengatakan, tersangka T memang sempat berada di Rumah Tahanan Polres Kudus. Kapolres juga membenarkan jika T merupakan kontak erat tahanan yang positif beberapa waktu lalu.

“Dari kejaksaan kemarin ada tiga yang positif, kami serahkan kembali ke mereka (kejaksaan),” jelas dia via telepon pada awak media Kamis siang.

Diketahui, Direktur PDAM Kudus Ayatullah Humaini yang kini jadi tersangka suap pengangkatan pegawai dikabarkan tengah sakit. Tak hanya Ayatullah, satu tersangka lain yakni T atau Tony juga tengah sakit dan dirawat di ruang isolasi RSUD Kudus.

Baca: 12 Tahanan Polres Kudus Positif Corona, Tertular dari Tersangka Kasus Judi

T merupakan salah satu pegawai PDAM Kudus yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Kejari Kudus pada Kamis (11/6/2020) lalu. Ia telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap pengangkatan pegawai, sehari setelah ditangkap.

Sejumlah barang buki pun disita dari pelaku saat operasi tangkap tangan. Di antaranya uang senilai Rp 65 juta yang diletakkan di jok motor, telepon genggam dan sejumlah uang tabungan.

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...