Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Direktur PDAM Kudus Sakit, Satu Tersangka Suap Lain Dirawat di Ruang Isolasi

MURIANEWS, Kudus – Diektur PDAM Kudus Ayatullah Humaini yang kini jadi tersangka suap pengangkatan pegawai dikabarkan tengah sakit. Tak hanya Ayatullah, satu tersangka lain yakni T atau Tony juga tengah sakit dan dirawat di ruang isolasi RSUD Kudus.

Koordinator Tim Kuasa Hukum PDAM Kudus Slamet Riyadi mengatakan hal tersebut. Walau demikian, pihaknya tidak tahu detail sakitnya. “Kami mendapat kabar dari keluarga demikian,” katanya dalam jumpa pers, Kamis (16/7/2020).

Sedangkan Tony, kata Slamet, dilarikan ke rumah sakit karena sakit dan dirawat di ruang isolasi RSUD Loekmono Hadi Kudus pekan lalu.

Humaini, lanjut dia, dikabarkan sudah keluar kemarin. “Tapi kami belum tahu detailnya,” kata dia.

Pihaknya pun sudah lama tak bertemu secara langsung dengan Humaini. Rentan waktunya, kata dia sudah cukup lama. Yakni sejak status Humaini masih saksi dan belum ditetapkan sebagai tersangka.

Hanya, sebagai kuasa hukum resmi, pihaknya berharap masayarakat maupun lembaga penegak hukum yang memliliki wewenang memaklumi hal ini.

“Harapannya memang yang bersangkutan bisa memulihkan kondisi dulu baru bisa mengikuti proses hukum dengan maksimal,” jelasanya.

Baca: Tersangka Kasus Suap PDAM Kudus yang Kena OTT Dipastikan Positif Corona

Sementara untuk perkembangan kasus suap PDAM, Slamet mengatakan pihaknya memang belum menerima pemberitahuan resmi terkait perubahan status direktur PDAM tersebut.

Untuk ke depannya, pihaknya bersama tim kuasa hukum lainnya masih akan menunggu surat kuasa pendampingan dari yang bersangkutan. Mengingat perjanjian awalnya, pendampingan tim kuasa hukum hanya sebatas saat menjadi saksi saja.

“Saat ini kami menghentikan pendampingan karena memang belum ada surat kuasa yang baru yang resmi,” jelas dia.

Diketahui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus masih menunggu salinan dari penetapan tersangka Direktur PDAM Ayatullah Humaini dalam kasus suap pegawai di PDAM.

Seperti diketahui, Ayatullah ditengarai menjadi salah satu dari dua tersangka baru berinisial O dan A yang baru ditetapkan Kejati Jateng.

Baca: Dua Kuasa Hukum Kasus Suap PDAM Kudus Hentikan Pendampingan

Penetapan ini merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan (OTT) pegawai PDAM Kudus berinisial T beberapa waktu lalu.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Kudus Dwi Agung Hartono menjelaskan, salinan penetapan akan digunakan untuk mempertimbangkan kebijakan baru yang akan diambil.

“Saat ini kami belum menentukan kebijakan apa-apa karena salinannya (keputusan penetapan tersangka) belum ada,” kata Agung saat ditemui di ruangannya, Rabu (15/7/2020).

Status Humaini sendiri, kata dia, masih sebagai Direktur PDAM Kudus. Walau diakui, kabar Humaini ditetapkan oleh Kejati sudah berhembus kencang. “Tetap kami harus menunggu salinan tersebut,” ujarnya.

Pihaknya juga akan berkirim surat pada Kejari Kudus untuk meminta salinan penetapan, jika memang benar Ayatullah menjadi tersangka.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...