Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Sempat Menurun, Jumlah Penumpang di Terminal Kudus Mulai Naik Lagi

MURIANEWS, Kudus – Jumlah penumpang dan bus yang masuk di Terminal Tipe-A Jati Kudus, sempat mengalami penurunan drastis selama pandemi Covid-19. Penurunan paling banyak terjadi pada Mei 2020, dan sejak Juni lalu jumlah penumpang mulai naik.

Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe-A Jati Kudus Agus Warih Sungkowo mengatakan, jika pandemi sangat berpengaruh baik bagi bus yang beroperasi maupun jumlah penumpang.

“Untuk bus yang beroperasi saat ini tinggal 50 persennya, sedangkan untuk penumpang hanya tinggal 30 persen saja dibandingkan hari normal sebelum pandemi,” katanya, Rabu (15/7/2020).

Berdasarkan data yang tercatat di Terminal Tipe-A Jati Kudus, pada Maret 2020 tercatat ada 3.638 bus yang beroperasi. Sementara jumlah penumpang tercatat sebanyak 42.331 penumpang datang, dan 53.402 penumpang berangkat.

Di bulan April mengalami penurunan menjadi 1.428 bus, 8.319 penumpang datang, dan 8.831 penumpang berangkat. Sedangkan pada bulan Mei hanya tinggal ada 33 bus saja yang beroperasi, 476 penumpang datang, dan 380 penumpang berangkat.

Kemudian di bulan Juni 2020 mulai ada kenaikan tajam. Tercatat ada kenaikan jumlah bus yang beroperasi maupun jumlah penumpang. Yakni sebanyak 1.546 bus beroperasi, 14.319 penumpang datang, dan 20.385 penumpang berangkat.

Sementara pada Juli hingga tanggal 14, tercatat ada 90 bus yang masuk ke terminal. Sedangkan penumpang berangkat sebanyak 1.163, dan penumpang datang sebanyak 1.061 penumpang.

Dari data itu, juga terlihat lebih banyak jumlah penumpang yang berangkat atau meninggalkan Kudus ketimbang yang datang.

“Jumlah itu dari bus antarkota antar provinsi (AKAP) dan antarkota dalam provinsi (AKDP) yang masuk Terminal Jati Kudus,” ujarnya.

Pihaknya menyatakan akan memperketat protokol kesehatan. Kemudian saat penumpang menunggu bus datang juga diharuskan untuk menerapkan physical distancing.

“Terus kami informasikan kepada awak bus dan juga penumpang untuk selalu membawa masker, serta mencuci tangan di tempat yang sudah kami siapkan. Kapasitas penumpang juga kami upayakan agar hanya 50 persen dari kapasitas bus,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga melakukan pembersihan di kawasan terminal, dan juga penyemprotan cairan disinfektan.

“Kami perketat lagi, karena menyangkut kesehatan. Kesehatan harus diutamakan, karena nomor satu,” tandasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...