Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Geger! BLT DD di Desa Pasucen Diduga Ditarik Lagi oleh Pihak Desa

MURIANEWS, Pati – Camat Trangkil memanggil Kades dan BPD Desa Pasucen, Selasa (14/7/2020). Pemanggilan tersebut berkaitan dengan dugaan penarikan kembali Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM) oleh pihak desa

Sekretaris Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pasucen Abdul Majid mengatakan, dugaan penarikan BLT DD itu terjadi kepada 27 KPM yang datanya ganda. Ke-27 KPM tersebut diketahui mendapatkan bantuan dari BLT DD dan Bansos dari Provinsi.

Hanya saja, pada saat pencairan, BLT DD untuk 27 orang tersebut sempat diminta oleh pihak desa. Sementara KPM penggantinya belum jelas.

Baca: Nenek 80 Tahun di Pati Ditemukan Membusuk di Kebun Tebu

“BLT DD sudah cair dua kali. Lha yang kedua itu, uangnya diminta oleh pihak desa. Ini kan janggal. BPD juga tidak diajak komunikasi pada saat penentuan KPM tersebut,” katanya, Selasa (14/7/2020).

Terkait kejanggalan itu, Majid sempat melayangkan surat ke DPRD untuk audiensi. Hanya, surat tersebut oleh Sekretariat DPRD dilimpahkan ke pemkab dan selanjutnya dilimpahkan lagi ke Kecamatan Trangkil.

“Kemudian oleh Camat Trangkil, BPD dan Kades Pasucen dipanggil untuk dimintai keterangan yang sebenarnya,” imbuh Majid.

Baca: Dua Hari, Sebelas Warga Pati Terkonfirmasi Positif Corona

Sementara Kades Pasucen Wiwik Hadiyanto mengaku tidak pernah meminta uang BLT DD dari 27 KPM yang ganda tersebut. Hanya, mereka memang sempat disarankan untuk memberikan kepada warga yang belum mendapatkan bansos.

“Aturannya kan tidak boleh ganda. Kalau ada yang ganda, maka harus dipilih salah satu. Nah, kami pada saat itu sudah menyarankan agar diberikan kepada warga yang belum mendapat bansos. Tapi, mereka mempeecayakan itu kepada pihak desa. Jadi, kami tidak meminta tapi dititipi,” jelasnya saat dikonfirmasi.

Baca: Antar Anak ke Pesantren, Wali Santri di Pati Dilarang Turun Kendaraan

Dia menambahkan, sampai saat ini data KPM ganda tersebut sudah terselesaikan. Bansos untuk warga terdampak Covid-19 di Pasucen juga sudah disempurnakan dan dipastikan tak ada penerima ganda.

“Semuanya sudah selesai, KPM pengganti juga sudah ada. Malah, mereka sudah merasakan bantaun itu,” tutupnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...