Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Jumlah Kasus Positif Covid-19 Tembus 708 Orang, RS di Jepara Overload

MURIANEWS, Jepara – Kasus positif Covid-19 Jepara Selasa (14/7/2029) pagi tembus 708 kasus. Jumlah ini setelah tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Jepara mengkonfirmasi 14 kasus baru, Senin (13/7/2020) malam.

Juru Bicara GTPP Covid-19 Jepara dr M Fakhrudin menyatakan, kasus-kasus baru positif Covid terkonfirmasi muncul di beberapa wilayah kecamatan.

Dari Kecamatan Jepara ada dua orang, Kalinyamatan satu orang, Pecangaan dua orang, Welahan lima orang, Bangsri satu orang, Mayong dua orang, dan Kedung satu orang.

Baca: Kasus Positif Covid di Jepara Pagi Ini Tembus 694 Orang

Dengan demikian warga Jepara yang terpapar Covid-19 jumlah akumulatifnya mencapai 659 orang. Sedangkan sisanya merupakan warga luar daerah yang berobat di Jepara.

“Kalau hanya dari warga Jepara, kasusnya mencapai 659 orang. Sedangkan sisanya sebanyak 49 orang lainya merupakan warga dari luar Jepara. Masing-masing dari Kudus, Demak, dan Pati. Secara keseluruhan sudah ada 708 kasus,” ujar dr M Fakhrudin, Selasa (14/7/2020).

Sementara dari informasi yang dipampang di web corona.jepara.go.id disebutkan dari 708 pasien positif Covid-19, sebaganyak 105 orang dinyatakan sembuh. Sementara 43 orang lainnya meninggal dunia.

Baca: Ditahan karena Galian C Ilegal, Petinggi Gemulung Jepara Juga Nunggak Pajak Hingga Rp 5 Miliar

Sedangkan sebanyak 560 orang hingga saat ini masih dalam penanganan. Rincannya sebanyak 537 orang ditangani di dalam daerah dan 23 orang lainnya dirawat di luar Jepara.

Meledaknya kasus Covid-19 juga membuat sejumlah rumah sakit di Jepara sudah mengalami overload. RSUD Kartini yang menyediakan dekapan tempat tidur, saat ini sudah merawat 19 pasien positif Covid.

Kemudian RS Rehatta, saat ini menangani 22 pasien positif Covid-19. Padahal mereka hanya memiliki 16 kapasitas tempat tidur untuk Covid.

Baca: Dandim Jepara: Prajurit Gunakan Narkoba, Siap-Siap Dipecat!

Lalu, RSI Sultan Hadlirin yang sebenarnya hanya memiliki satu tempat tidur untuk kasus Covid saat ini sudah menangani tiga pasien positif Covid.

Selanjutnya di RS Graha Husada, dari enam kapasitas tempat tidur, saat ini sudah melayani empat pasien positif Covid. Terakhir di RSU PKU Muhamidiyah Mayong ada enam pasien positif Covid yang dirawat.

Dengan demikian hampir semua RS terkemuka di Kabupaten Jepara, saat ini mengalami overload jumlah pasien Covid-19. Dari seluruh rumah sakit yang ada, juga diketahui ada 48 pasien yang menunggu untuk dirujuk ke RS yang lebih memadai kemampuan pelayanannya.

Baca: Satu Dewan Meninggal Berstatus Positif Corona, DPRD Jateng Tutup Tiga Hari

Pengamat sosial Jepara, Zakaria Ansyori yang sejak awal mencermati penanganan dan perkembangan Covid-19 memprediksi, angka positif Covid-19 di Jepara akan menyentuh 1.000 kasus.

Menurutnya hal ini bisa terjadi, karena pasien yang terkonfirmasi merupakan hasil pemeriksaan swab yang dilakukan sepekan lalu atau bahkan lebih.

“Harusya kerja keras tenaga kesehatan diimbangi oleh tindakan preventif yang tegas dan terukur. Upaya preventif dan edukatif seharusnya dilakukan secara massif. Jika seperti ini tenaga kesehatan akan kehabisan tenaga. Jika ini terjadi situasinya akan bertambah runyam,” katanya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...