Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kudus Zona Merah, Alun-Alun dan Balai Jagong Kembali Ditutup Mulai Malam Ini

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus kembali menerapkan penutupan sejumlah kawasan di Kudus. Yakni di seputaran Alun-Alun Simpang Tujuh dan Balai Jagong Kudus.

Tindakan ini dilakukan, lantaran kesadaran masyarakat Kota Kretek akan protokol kesehatan makin menurun. Selain itu, Kabupaten Kudus kini tercatat masuk dalam zona merah.

Pemkab Kudus  sempat menghentikan penutupan sejumlah lokasi tersebut, dengan sejumlah pertimbangan.  Namun mulai Senin (13/7/2020) dua kawasan itu, akan kembali ditutup.

“Kami berlakukan lagi mulai malam ini, walau tak ada yang berjaga, akan kami berlakukan lagi check pointnya,” kata Plt Bupati Kudus HM Hartopo, di Gedung DPRD Kudus, Senin (13/7/2020).

Selain karena menurunnya kesadaran masyarakat, status Kabupaten Kudus yang kini telah jadi zona merah juga jadi alasan diberlakukannya kembali penutupan area. “Kami berlakukan lagi karena kasusnya juga tengah naik,” ujarnya.

Pihaknya pun menargetkan kurva penyebaran dan penularan virus corona akan menurun dua pekan mendatang. Sehingga Kudus kembali menjadi zona oranye hingga menjadi zona kuning.

“Kami akan memaksimalkan peran dari setiap unsur Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19,” kata Hartopo.

Sehingga, lanjutnya, sektor perekonomian tetap jalan sembari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menekan laju penularan virus corona di Kudus.  “Ekonomi harus tetap jalan, kesehatan juga jalan,” jelas dia.

Sementara itu, Camat Kaliwungu Satria Agus Himawan akan memaksimalkan peran Jogo Tonggo di wilayahnya. Selain itu, sosialisasi juga akan terus digencarkan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat. “Tentu kami akan bekerja ekstra untuk mengedukasi masyarakat,” ucap dia.

Razia masker juga akan digalakkan guna meningkatkan tingkat kepatuhan masyarakat akan protokol kesehatan yang berlaku. “Akan kami maksimalkan kembali,” jelas dia.

Untuk diketahui, Kabupaten Kudus sendiri sudah berstatus zona merah sejak 5 Juli 2020 lalu. Dengan kasus total terkonfirmasi kini mencapai 402 kasus. Kasus aktif yang berada di Kudus sendiri mencapai 152 kasus.

Jumlah tersebut terdiri dari 45 kasus dalam wilayah dirawat dan 14 kasus luar wilayah dirawat. Ditambah ada 93 kasus dalam wilayah yang menjalani isolasi mandiri.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...