Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Disdikpora Jepara Putuskan Tahun Ajaran Baru Dilakukan dengan Sistem Daring

MURIANEWS, Jepara – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah raga (Disdikora) Jepara memutuskan masih akan menggunakan metode daring (online) untuk pembelajaran tahun ajaran baru 2020-2021.

Kebijakan ini ditempuh setelah menyikapi perkembangan penanganan pandemi Covid-19 yang ada di wilayah Kabupaten Jepara.

Senin (13/7/2020) hari ini merupakan hari pertama tahun ajaran baru untuk dunia pendidikan nasional. Namun untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka (luring) belum bisa diterapkan.

Baca: Kasus Positif Covid di Jepara Pagi Ini Tembus 694 Orang

Kepala Disdikpora Jepara Agus Tri Harjono menegaskan mengenai hal ini, terkait dengan situasi yang terjadi di Kabupaten Jepara.

Menurut Agus Tri Harjono, status Jepara sampai saat ini masih dalam suasana tanggap darurat. Pemkab Jepara bahkan baru saja memutuskan untuk memperpanjang status tanggap darurat ini sampai September mendatang.

Sehingga sistem pembelajaran secara luring masih belum bisa dilaksanakan dengan berbagai pertimbangan.

Baca: Ditahan karena Galian C Ilegal, Petinggi Gemulung Jepara Juga Nunggak Pajak Hingga Rp 5 Miliar

“Sesuai dengan rencana program yang ada, seharusnya mulai hari ini KBM sudah dimulai. Pada tahap awal dilakukan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Untuk saat ini MPLS dilakukan secara daring untuk menghindari potensi penularan covid 19,” ujar Agus Tri Harjono, Senin (13/7/2020).

Kebijakan menggelar program MPLS secara daring ini berlaku untuk semua sekolah mulai dari PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), TK (Taman Kanak-Kanak), SD (Sekolah Dasar dan SMP (Sekolah Menengah Pertama) di Jepara.

Untuk MPLS secara daring, masing-masing sekolah diminta membuat video mengenai profil sekolah hingga tata tertib di sekolah masing-masing. Selanjutnya video ini akan dibagikan guru kepada wali murid agar bisa disaksikan siswa baru.

Baca: Polres Jepara Buru Pemilik FB Penyebar Hoak Corona Sandiwara Dokter dan Pemda

Disdikpora Jepara sendiri dalam kaitan ini juga mulai menyiapkan konsep KBM secara luring. Konsep ini masih terus disiapkan untuk penerapan protokol kesehatannya.

Beberapa rencana sudah dibahas, termasuk kemungkinan untuk melakukan proses KBM secara bergiliran dengan sistem shift. Rencana ini akan dilaksanakan jika perkembangan pandemi covid di Jepara sudah menunjukan penurunan.

“Sistem KBM luring atau tata muka langsung masih akan kami rumuskan bagaimana bisa dilaksanakan. Tentu saja dengan tetap memenuhi protokol kesehatan yang disyaratkan. Semua sekolah harus bisa memenuhi protokol kesehatan ini, inilah yang masih kami terus godog bagaimana penerapannya nanti,” tambah Agus Tri Harjono.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...