Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Dua TPI Juwana Bakal Direnovasi, Anggarannya Mencapai Rp 3 Miliar

MURIANEWS, Pati – Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Juwana unit I dan II, tahun ini bakal direnovasi. Tak tanggung, anggaran renovasi mencapai Rp 3 miliar.

Kabid Pembinaan dan Pengelolaan TPI (P2TPI) pada Dinas Kelautan dan Perikanan Dwi Endang Subekti mengatakan, anggaran tersebut diambilkan dari APBD 2020. Pelaksanannya pun akan dilakukan tahun ini.

Menurutnya, salah satu permasalahan yang mendasar adalah di bagian selatan TPI belum ada kanop. Akibatnya, saat hujan turun lahan menjadi becek dan kumuh yang berdampak pada pembeli.

“Untuk iti kita lakukan renovasi. Di TPI 1 nanti dianggarkan sekitar Rp 800 juta untuk peninggian lantai lelang dan pembuatan kanopi di bagian selatan. Sementara itu rehab TPI 2 Juwana dianggarkan sekitar Rp 2,2 miliar,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, proyek ini sedianya adalah melanjutkan pekerjaan tahun lalu, yakni penataan tempat parkir di depan TPI yang semrawut. Selain lokasinya sempit, juga lantainya sudah rusak. Sehingga anggaran rehab tahun ini untuk pekerjaan lantai parkir dengan rabat beton.

“Lantai parkirnya rusak semua. Jadi kami anggarkan Rp 2,2 miliar. Rehab tahun inipun belum semua tertangani, jadi akan dilanjut tahun depan. Sementara itu akses jalan dari pintu masuk TPI ke tempat parkir juga belum tertangani. Nanti diperbaiki setiap tahun secara bertahap menyesuaikan anggaran,” terangnya.

Dia juga mengatakan, hal yang mendasari adanya kerusakan parkir dan jalan di TPI II Juwana adalah karena kerap kali dilintasi kontainer pengangkut ikan. Kapasitas kontainer itu untuk mengangkut 20 ton ikan.

“Karena di TPI Unit II Juwana itu diperuntukkan bongkar kapal purse seine. Jika musim bongkar ikan, ada 50 lebih kontainer yang masuk ke TPI tersebut,” imbuhnya.

Untuk pelaksanannya, secara pasti memnag belum diketahui. Mengingat, saat ini proyek tersebut masih tahap lelang di unit layanan pengadaan (ULP).

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...