Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Dua Kali Mangkir, Polres Jepara Tahan Petinggi Gemulung Tersangka Galian C Ilegal

MURIANEWS, Jepara – Santoso, Petinggi Desa Gemulung, Kecamatan Pecangaan, Jepara akhirnya ditahan Polres Jepara. Ia ditangkap setelah dua kali mangkir dari pemanggilan resmi Polres Jepara.

Sebelumnya Santoso sudah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan praktik penambangan Galian C ilegal.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasatreskrim) Polres Jepara AKP Djohan Andika, mengatakan Santoso ditangkap Rabu, 8 Juli 2020 di jalan desa sekitar rumahnya.

Baca: Alat Beratnya Disita Polisi, Petinggi Gemulung Ajukan Gugatan ke PN Jepara

Penangkapan ini dilakukan sebagai upaya paksa, setelah dua kali pemanggilan ia tidak pernah menunjukan etikat baik untuk menghadapi urusan hukumnya.

“Kami sudah dua kali memanggil yang bersangkutan, namun yang bersangkutan tidak datang. Karena dua kali mangkir dari panggilan, akhirnya kami keluarkan surat perintah membawa,” ujar AKP Djohan Andika di Mapolres Jepara, Sabtu, (11/7/2020).

Dari penjelasan AKP Djohan Andika, Santoso dua kali mangkir dari pemanggilan dengan alasan sakit. Namun, Santoso yang sudah ditetapkan sebagai tersangka tidak dapat menunjukan surat keterangan sakit dari dokter.

Baca: Soal Limbah PT Jiale, Begini Klarifikasi Perangkat Desa Gemulung Jepara

Setelah ditangkap, Santoso juga sudah diperiksa kondisi kesehatannya. Hasilnya kondisinya baik-baik saja.

“Kenyataannya seperti itu, Katanya dia sakit, tapi setelah diperiksa ya, baik-baik saja kondisinya. Sekarang sudah kami tahan, karena tidak memiliki etikat baik menjalani proses hukumnya,” tambah Andika.

Sebelumnya Santoso ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga melakukan praktik penambangan Galian C Ilegal. Penambangan itu dilakukan di Desa Pancur, Mayong.

Baca: Warga Gemulung Ditemukan Tewas Terapung di Sungai Rengging Jepara

Ketika itu praktik penambangan ilegalnya dirazia oleh petugas Polres Jepara. Sejumlah dump Truk dan sati alat berat jenis escavator disita oleh Polres Jepara.

Atas penyitaan ini, Santoso melalui kuasa hukumnya sempat melakukan permohonan gugatan perdata atas kasus pidananya ini ke PN Jepara. Namun sampai saat ini belum ada kejelasan terhadap upaya hukum yang dilakukannya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...