Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Empat Parpol di Kudus Belum Ajukan Pencairan Bantuan Keuangan

MURIANEWS, Kudus – Empat dari sepuluh partai politik (parpol) yang memiliki kursi di DPRD Kudus belum mengajukan proposal pencairan bantuan keuangan partai politik. Padahal, batas waktu yang diberikan Kantor Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kudus berakhir pada Rabu (8/7/2020) lalu.

Empat parpol yang belum mengajukan pencairan banpol itu yakni PPP, PKB, Hanura dan Nasdem.

Walau demiikian, Kepala Kesbangpol Kudus Harso Widodo memberikan kelonggaran pada empat parpol tersebut. Mereka, masih bisa mengajukan proposal pencairan sesegera mungkin.

“Kami memang mengharapkannya sesegera mungkin diajukan,” kata Harso, Sabtu (11/7/2020).

Setelah proposal masuk, kata dia, tim verifikasi akan meneliti berkasnya terlebih dahulu. Koordinasi dengan sepuluh parpol tersebut juga telah dilakukan pihaknya pekan lalu.

“Jika berkas sudah benar dan final, baru diajukan ke Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kudus untuk pencairan,” lanjut Harso.

Pihaknya pun berharap, pertengahan Juli 2020 nanti, semua parpol sudah mengajukan proposal kegiatan untuk pencairan dana bantuan.

Sehingga pada pekan terakhir Juli bisa dilakukan penyerahan bantuan yang akan dilanjutkan dengan bimbingan teknis pembuatan surat pertanggungjawaban (SPJ). “Penyerahannya nanti akan dilakukan simbolis saja,” lanjut Harso.

Walau demikian, kata dia, dimungkinkan ada satu parpol yang tidak mengajukan pencairan bantuan keuangan tersebut. Parpol tersebut, tambahnya, adalah Partai Hanura. “Dimungkinkan ada masalah internal,” jelasnya.

Untuk diketahui, besaran anggaran yang disiapkan Pemkab Kudus untuk Banpol adalah sebesar Rp 1,2 miliar. Jumlah tersebut akan diberikan kepada sepuluh parpol peraih kursi di DPRD Kudus.

Nilai bantuan keuangan untuk masing-masing parpol, berdasarkan jumlah perolehan suara dengan nilai bantuan per suara sebesar Rp 2.550.

Sementara 10 parpol yang memiliki kursi di DPRD Kudus, yakni Partai Golkar, PPP, Partai Nasdem, PKB, PKS, PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Demokrat, dan PAN.

Parpol yang mendapatkan banpol terbesar, yakni PDI Perjuangan karena pada Pemilu Legislatif 2019 mendapatkan delapan kursi.

“Kemudian disusul Partai Kebangkitan Bangsa yang meraih tujuh kursi,” tambah dia.

Sedangkan partai politik yang mendapatkan dana bantuan paling sedikit, yakni PPP, Partai Hanura dan Partai Demokrat yang masing-masing mendapatkan dua kursi.

“Sesuai ketentuan, dana banpol hanya terbatas digunakan untuk kesekretariatan sekitar 40 persen dan pendidikan politik sekitar 60 persen,” jelas Harso.

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...