Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Edu Smart Pecahan, Aplikasi Karya Guru SDN 01 Wirosari Grobogan Juarai LAMK 2020

MURIANEWS, Grobogan – Guru SDN 01 Wirosari bernama Hendrik Hermawan berhasil mengangkat nama Kabupaten Grobogan dikancah nasional. Hal ini menyusul keberhasilannya meraih juara I dalam Lomba Aplikasi Mobile Kihajar (LAMK) 2020 untuk kategori guru.

Lomba ini merupakan salah satu rangkaian acara Anugerah Kihajar yang rutin diselenggarakan Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan (BPMPK) Kemendikbud.

LAMK ini melombakan karya aplikasi mobile edukasi, yaitu aplikasi yang dijalankan di perangkat smartphone atau tablet serta mengandung unsur pendidikan.

Hendrik membuat aplikasi yang diberi titel ‘Edu Smart Pecahan’. Melalui aplikasi ini bisa membantu siswa kelas 4 SD saat belajar mata pelajaran matematika secara mandiri, khususnya yang terkait dengan materi pecahan.

“Dengan aplikasi ini, siswa bisa belajar sendiri lewat smartphone. Dalam aplikasi ada beberapa model pembelajaran dengan konsep yang menyenangkan serta ada selingan game-nya juga,” kata Hendrik, Jumat (10/7/2020).

Hendrik menyatakan, dipilihnya materi pecahan dalam pembuatan aplikasi itu disebabkan beberapa alasan. Antara lain, materi pecahan selama ini dianggap sulit atau momok oleh sebagian siswa.

Oleh sebab itu, perlu dilakukan upaya untuk menghilangkan anggapan ini. Salah satunya dengan membuat materi pembelajaran yang mudah dan menyenangkan melalui aplikasi berbasis Android.

Hendrik mengaku mempersiapkan pembuatan aplikasi Edu Smart Pecahan dalam waktu dua bulan. Setelah itu, aplikasinya sempat diujicobakan selama beberapa pekan.

Untuk uji coba aplikasi ini, Hendrik melibatkan putrinya Arsyila Heffa yang saat ini masih duduk kelas 3 SD Negeri 2 Wirosari.

Setelah dirasa berhasil, aplikasi tersebut disertakan dalam LAMK 2020 dan akhirnya meraih juara I, menyisihkan sembilan finalis lainnya. Kepastian juara itu diumumkan lewat live streaming pada 6 Juli 2020 lalu.

Alhamdulillah, dalam pengumuman itu, saya dinobatkan jadi juara I untuk kategori guru bertema mata pelajaran. Terima kasih atas dukungan dari semua pihak sehingga saya bisa dapat prestasi ini,” kata Hendrik.

Menurutnya, masyarakat bisa mengakses atau menginstal aplikasi tersebut melalui laman atau website resmi Kemendikbud.

Sebelum meraih juara dalam LAMK 2020 ini, Hendrik juga sudah pernah meraih beragam penghargaan lainnya. Antara lain, meraih penghargaan Anugerah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Tingkat Nasional Tahun dan juara I dalam ajang inovasi pembelajaran (Inobel) guru untuk kategori MIPA tahun 2017.

Saat ini, Hendrik juga mendirikan kelas belajar online “Kelas Media” yang membernya saat ini ada 389 anggota. Terdiri dari guru dan pegiat pendidikan yang tersebar dari 34 provinsi di Indonesia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Grobogan Amin Hidayat saat dimintai komentarnya merasa bangga dengan prestasi yang diraih Hendrik Hermawan tersebut. Amin menyatakan, untuk bisa jadi juara dalam ajang tingkat nasional seperti LAMK tidak bisa didapat dengan mudah.

“Tahapan seleksinya saja cukup ketat dan pesertanya berasal dari seluruh Indonesia. Oleh sebab itu, keberhasilan jadi juara ini layak dapat apresiasi tersendiri. Semoga ini bisa memicu semangat guru lainnya untuk meraih prestasi,” terangnya.

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...