Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Relawan Pemulasaran Jenazah Covid-19 di Kudus Bakal Diberi Insentif dari Pemerintah

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus segera menganggarkan dana insentif bagi relawan pemulasaran dan pemakaman jenazah Covid-19 di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus.

Itu dilakukan setelah turun peraturan baru. Di mana anggaran dari Dana Tak Terduga (TT) bisa digunakan untuk memberi insentif bagi para relawan tersebut.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Eko Djumartono menjelaskan, BPBD kini bisa mengajukan dana untuk insentif relawan pemakamannya. “Karena ada peraturan baru yang turun, kini boleh mengajukan,” ucap Eko, Jumat (10/7/2020).

Walau demikian, pihaknya meminta BPBD untuk segera mengirimkan Standart Satuan Harga (SSH) terlebih dahulu. SSH adalah standar harga atau tarif tiap pemakamannya. “Jadi semacam patokan harganya berapa, karena di kami belum mengatur SSH tersebut,” katanya.

Setelah pihak BPBD mengirimkan SSH pada pihaknya, kemudian SSH tersebut akan ditambahkan ke buku SSH yang dimiliki Pemkab Kudus. Serta, akan segera dibuatkan SK dari bupati Kudus. “Kemudian bisa cair, sekarang sudah bisa,” jelas dia.

Baca: Kisah Kristanto, Relawan Pemulasaran Jenazah Covid-19 yang Mengisolasi Diri dalam Tandon Air

Sementara Bergas Catursasi Penanggungan menyatakan akan segera menyerahkan SSH tersebut, sebelum ia meninggalkan jabatan Kepala Pelaksana Harian BPBD Kudus yang lama. Bergas sendiri kini telah ditugaskan sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Kudus. “Hari ini coba kami serahkan pada mereka (BPPKAD),” kata dia.

Untuk SSH yang pihaknya buat sendiri, Bergas mengacu pada tarif di tiga rumah sakit yang ada di Kabupaten Kudus. Pihaknya mengambil nilai rata-rata dari biaya operasional di tiga RS di Kudus.

“Kami ambil tengahmya, biaya operasionalnya sama halnya seperti rumah sakit-rumah sakit,” paparnya.

Pihaknya pun berharap ini bisa menjadi motivasi bagi para relawan pemulasaran dan pemakaman jenazah. Walau diakui, tanpa adanya insentif pun, para relawan sudah bersemangat dan selalu bekerja keras.

“Saya yakin mereka telah menjalankan tugasnya dengan ikhlas, baik dengan ataupun tanpa imbalan,” pungkasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...