Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

60 Pejabat Pemkab Kudus Dilantik, Tiga di Antaranya Kepala Dinas

MURIANEWS, Kudus – Sebanyak 60 pejabat di lingkungan Pemkab Kudus, Jumat (10/7/2020) dilantik oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo. Tiga di antaranya yang dilakukan merupakan pejabat tinggi pratama atau kepala dinas.

Tiga kepala dinas tersebut Yakni Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Bergas Catursasi Penanggungan. Bergas sebelumnya menjabat sebagai Kepala Pelaksana Harian pada BPBD Kudus.

Kemudian Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Mundir. Dia, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Kesra, Setda Kudus.

Serta Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kudus Catur Widyatno yang sebelumnya menjadi Plt di jabatannya tersebut.

Dalam sambutannya, Hartopo mengharapkan semua pejabat yang baru saja dilantik untuk mempertahankan integritasnya. Sehingga tidak mudah goyah dengan gangguan-gangguan dari luar instansi.

“Tingkatkan terus integritas, karena banyak zona-zona integritas tapi kualitasnya kurang,” katanya.

Selain itu, Hartopo juga mewanti-wanti agar tak menerima suap dalam bentuk apapun. Dalam hal ini, dia menekankan jika tugas ASN adalah melayani masyarakat tanpa imbalan dan sepenuh hati.

“Jangan mau diberi, jangan terima suap dalam hal apapun,” tegas dia.

Kemudian tingkat profesionalisme kerja juga harus ditingkatkan lagi. Para pejabat baru, kata dia, dituntut untuk selalu belajar. Sehingga ilmu yang didapatkan lebih tinggi.

Inovasi, kata dia, juga harus terus dikembangkan. Karena hal tersebut berkaitan dengan kualitas pelayanan pada masyarakat. “Harus bisa lebih pintar dan lebih maju lagi,” tegasnya.

Hartopo juga menginstruksikan para aparatur sipil negara (ASN) untuk jadi agen pelaksanaan protokol kesehatan. Terutama di lingkungan masyarakatnya masing-masing.

Itu juga diungkapkan Hartopo saat memimpin rapat pimpinan daerah bersama perangkat daerah, Kamis (9/7/2020). “Para ASN kami minta waspada sekaligus jadi agen protokol kesehatan,” ucap dia.

Selain itu, pihaknya juga menginstruksikan untuk membuat satgas protokol kesehatan di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Karena menurutnya, semua butuh kerja keras seluruh OPD.

“Mulai dari lingkungan kantor, setiap OPD harus ada satgas protokol kesehatan,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...