Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tambah 33 Kasus Baru, Pasien Positif Covid di Jepara 601 Orang

MURIANEWS, Jepara – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Jepara mengkonfirmasi tambahan kasus baru sebanyak 33 pasien. Jumlah ini terkonfirmasi sesuai hasil lab yang diterima pada Kamis (9/7/2020) malam.

Penambahan ini membuat jumlah kasus positif Covid-19 di Jepara mencapai 601 kasus.

Juru Bicara GTPP Covid-19 Jepara dr M Fakhrudin menyatakan ada penambahan dari sejumlah wilayah kecamatan. Di Kecamatan Mayong muncul tujuh kasus baru, disusul wilayah Kecamatan Welahan dengan enam kasus baru.

Kemudian sebanyak lima kecamatan mendapatkan tambahan dua kasus baru. Masing-masing Jepara, Nalumsari, Kalinyamatan, Bangsri, dan Tahunan.

Selanjutnya dari Kecamatan Kembang, Pakis Aji, Pecangaan dan Bate Alit masing-masing asa satu tambahan kasus baru. Sedangkan enam kasus baru lainnya muncul dari warga Kudus dua orang, Pati (satu orang), dan Demak (tiga orang).

Kasus-kasus baru tersebut terkonfirmasi pada mereka saat menjalani perawatan di Jepara.

“Sebanyak 33 kasus baru positif Covid-19 terkonfirmasi pada Kamis (9/7/2020) malam. Termasuk di dalamnya ada enam orang warga luar daerah. Secara keseluruhan jumlah pasien positif covid di Jepara sudah mencapai 601 orang,” ujar dr M Fakhrudin, Jumat (10/7/2020).

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kebupaten (DKK) Jepara, menyatakan serapan anggaran penanganan covid di institusinya sudah mencapai 60 persen. Anggaran yang ada di antaranya sudah digunakan untuk pembelian Alat Pelindung Diri (APD) , operasional penanganan dan edukasi masyarakat.

Sedangkan upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat GTPP Covid 19 Jepara akan mendorong program Jogo Tonggo menjadi lebih berperan. Keberadaan mereka diharapkan bisa lebih efektif dalam melakukan penanganan-penanganan pada pengawasan kegiatan isolasi mandiri di masyarakat.

“Nanti akan kami dorong agar Program Jaga Tangga bisa menjadi lebih efektif dan jelas. Mereka akan diarahkan pada kegiatan pengawasan dalam isolasi mandiri. Sehingga dengan demikian kegiatan isolasi mandiri bisa berjalan dengan benar sesuai dengan protokol yang diwajibkan,” ujar Mundrikatun.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...