Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Sudah Ada 20 ribu Lebih Warga Kudus Terima BLT Dana Desa Tahap Dua

MURIANEWS, Kudus – Pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) di Kabupaten Kudus kini telah memasuki tahap kedua. Mereka yang menerima merupakan masyarakat yang terdampak Covid-19.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kudus Adi Sadhono mengatakan, sampai hari ini sudah ada 20.410 warga yang menerima bantuan tersebut. Bantuan yang diberikan per pernima sebesar nominal Rp 600 ribu per kepala keluarga (KK).

“Jumlah tersebut dari 111 desa yang sudah mencairkan,” kata Adi, Rabu, (8/7/2020) siang.

Menurutnya, jumlah tersebut, bukan jumlah final penerima tahap kedua. Karena masih ada 12 desa yang baru akan mencairkan.

Mereka, kini tengah menunggu jadwal dari pihak bank untuk pencairan. “Sedang berproses mulai hari ini,” ujarnya.

Selain itu, ada sejumlah slot bantuan yang memang dikembalikan ke kas desa. Pihaknya sendiri mencatat sudah ada sebanyak 48 slot. Jumlah tersebut juga diperkirakan akan bertambah karena penyaluran masih berlangsung.

Pengembalian tersebut dilakukan karena keluarga penerima dirasa tidak layak menerima bantuan. “Sehingga tidak dicairkan dan dikembalikan ke kas desa,” kata dia.

Sementara untuk penerimaan tahap pertama, lanjutnya, ada sebanyak 22.662 penerima. Dengan slot yang dikembalikan berjumlah 653 slot penerima.

Namun, jumlah tersebut sebagian besar telah diisi kembali dengan penerima yang baru di tahap kedua. “Desa yang mengajukan ke kami, tentunya mereka menggelar musdes terlebih dahulu,” lanjut dia.

Untuk sistemnya, penerima baru tahap kedua hanya akan menerima BLT DD sebanyak lima kali saja. Karena pada tahap pertama, penerima baru tidak terdaftar sebagai penerima BLT DD.

“Jadi yang baru menerima hitungannya tetap menerima tahap kedua,” jelas dia.

Untuk jumlah penerima bantuan di masing-masing desa, memang berbeda-beda. Tergantung Dana Desa yang dimiliki masing-masing desa.

Untuk Dana Desa di bawah Rp 800 juta per tahun maksimal 25 persen dialokasikan BLT. Sementara Dana Desa Rp 800 juta sampai dengan Rp 1,2 miliar maksimal 30 persen. Kemudian jika di atas Rp 1,2 miliar maka alokasi maksimalnya 35 persen.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...