Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Nyaris Dijual ke Kolektor, Museum Patiayam Selamatkan Fosil Tengkorak Hewan Purba

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten Kudus berhasil menyelamatkan satu fosil tengkorak hewan purba. Fosil itu nyaris dijual ke kelolektor, setelah ditemukan di aliran Sungai Lusi di Kabupaten Grobogan.

Usia fosil ini ditengarai antara 750 ribu hingga 1,5 juta tahun. Sementara jenisnya, diduga sebagai kuda air. Namun untuk kepastiaanya, saat ini masih dikajian tim peneliti dari Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran.

Kasi Sejarah, Museum dan Keperbukalaan (Rahmuskala) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus Kudus Lilik Ngesti mengatakan, fosil itu saat ini disimpan di Museum Patiayam.

Ia menceritakan bagaimana proses penyelamatan fosil tersebut dari upaya jual beli barang purbakala.

“Awalnya  ada laporan dari masyarakat adanya jual-beli fosil tersebut. Karena kami peduli kemudian kami mencari informasi terkait hal tersebut. Setelah ketemu, kami langsung datangi untuk melakukan audiensi dengan penemu,” katanya, Rabu (8/7/2020).

Kasi Rahmuskala Disbudpar Kudus Lilik Ngesti menunjukkan koleksi BPSMP yang mirip dengan tengkorak fauna yang diamankan Museum Patiayam. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

Ia menyatakan saat yang bersangkutan ditemui, saat itu sudah ada beberapa orang kolektor yang menawar. Setelah dilakukan audiensi dengan berpedoman dengan aturan yang ada, akhirnya yang bersangkutan mau melepaskan fosil fauna tersebut.

“Kami berkoordinasi dengan  BPSMP Sangiran untuk bisa menyelamatkan dan mengamankan fosil tengkorak fauna itu. Setelah itu kami amankan ke Museum Patiayam dengan meninggalkan rupiah untuk ungkapan terimakasih,” jelasnya.

Hingga saat ini, pihaknya belum bisa memastikan terkait usia, jenis fosil dan kajian ilmiah lain. Karena masih dalam proses penelitian tim ahli dari BPSMP Sangiran.

“Bulan ini dari BPSMP Sangiran jika tidak ada halangan akan melakukan kajian terkait penemuan fosil tengkorak itu,” ungkapnya

Sementara itu Konsevator Fosil Museum Patiayam Jamin menyatakan, pihaknya memperkirakan fosil tengkorak fauna tersebut yakni fosil tengkorak kuda air. Usianya sendiri diperkirakan antara 750 ribu hingga 1,5 juta tahun.

“Untuk pastinya kami belum mengetahui, itu hanya prediksi karena sedang dalam proses pengkajian dari BPSMP,” ujarnya.

Informasi yang didapatkannya, fosil itu memang ditemukan di daerah aliran Sungai Lusi yang berada di wilayah Kabupaten Grobogan.

Ia menambahkan, jumlah fosil purba yang ditemukan di kawasan ini selama ini ada sekitar 7.800 fragmen, dan yang sudah teridentifikasi dari 17 spesies hewan purba.

“Kebanyakan Koleksi Museum Patiayam saat ini didominasi dari jenis fosil fauna Stegodon,” tandasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...