Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

38.270 Paket Sembako Dibagikan ke Pelaku Wisata dan Ekonomi Kreatif di Jateng

MURIANEWS, Semarang – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memberikan bantuan paket sembako kepada pelaku wisata dan ekonomi kreatif di Jawa Tengah. Jumlahnya ada sebanyak 38.270 paket.

Bantuan ini diserahkan secara langsung oleh Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Kemenparekraf, Rizki Handayani kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di depan kantor Gubernur Jateng, Selasa (7/7/2020).

Usai menerima bantuan, Ganjar secara simbolis melepas ratusan petugas Bhabinkamtibmas yang dipercaya untuk menyalurkan bantuan itu kepada penerima.

“Pandemi Covid-19 ini telah membuat pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Jawa Tengah banyak yang terdampak, istilah saya itu thek sek (mati),” kata Ganjar.

Selama Pandemi berlangsung sejak Maret lalu, praktis semua kegiatan pariwisata di Jateng lanjut Ganjar berhenti total. Hal ini membuat ribuan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif kehilangan pendapatan.

“Mereka-mereka pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif yang besar, tentu masih bisa survive (bertahan). Namun yang kecil-kecil ini semuanya butuh bantuan. Maka, kalau hari ini ada tambahan amunisi ini, tentu akan memperkuat masyarakat di tingkat bawah,” ujarnya.

Bantuan paket sembako dari Kemenparekraf itu lanjut Ganjar dapat membuat pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif yang selama ini tidak mendapat pemasukan lebih tenang. Minimal lanjut dia, dapur mereka dipastikan tetap mengebul selama masa pandemi.

“Kalau dapurnya sudah aman, dia akan bisa berusaha menggelindingkan ekonominya. Ide dan kreativitas pasti muncul. Mudah-mudahan, ini bisa segera bangkit,” terangnya.

Dalam kesempatan itu juga, Ganjar menerangkan bahwa sudah ada 91 destinasi wisata di Jawa Tengah yang mulai dibuka. Destinasi yang sudah dibuka itu sudah melakukan simulasi dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Tetap kami awasi dengan protokol kesehatan yang ketat. Kita tidak mau terjadi gelombang kedua yang diakibatkan karena dibukanya pariwisata,” pungkasnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Kemenparekraf, Rizki Handayani mengatakan, jumlah bantuan yang diberikan bisa bertambah, karena kemungkinan ada yang belum tercover.

Bantuan paket sembako itu lanjut Rizki juga diberikan ke semua pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia. Diharapkan dengan bantuan itu, mereka yang sangat terdampak bisa terbantu.

“Harapan kami covid ini segera berakhir dan pariwisata kembali di buka. Memang beberapa sudah ada yang buka, saya ingatkan agar tetap menjaga protokol kesehatannya,” pungkasnya. (lhr)

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...