Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pemkab Kudus Berangkatkan 104 Santri ke Ponpes Lirboyo dan Ringinagung Jawa Timur

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten Kudus kembali memberangkatkan 104 santri asal Kota Kretek ke pondok tempat mereka belajar, Sabtu (4/7/2020) malam.

Para santri tersebut, adalah santri asal Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo dan Ringinagung Kediri Jawa timur.

Pemkab Kudus sendiri sebelumnya telah memberangkatkan 26 santri asal Kudus ke Ponpes API Tegalrejo Magelang, akhir pekan lalu.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan, mereka yang diberangkatkan hari ini dinyatakan sehat semua.

Para santri yang dirapid test karena ada gejala flu ringan juga dinyatakan nonreaktif rapid.

“Jumlah yang diberangkatkan ada sebanyak 104, mereka semua dinyatakan sehat,” ucap Hartopo semalam.

Pihaknya pun berpesan pada para santri untuk terus menerapkan pola hidup sehat. Terutama ketika beraktivitas saat di Pondok pesantren nantinya.

“Jangan lupa pakai masker dan rajin cuci tangan,” lanjut dia.

Pemkab Kudus sendiri, kata dia, selalu siap memberangkatkan berapapun santri asal Kudus yang ingin pulang ke ponpes mereka. Karena pihaknya telah menyiapkan anggaran untuk ini.

“Kami sudah siapkan anggarannya melalui dana Tak Terduga,” kata dia.

Untuk saat ini, pihaknya menyiapkan sebanyak Rp 500 juta. Jumlah tersebut digunakan untuk biaya operasional keberangkatan dan fasilitas kesehatan, makan, dan minum santri.

“Itu tidak termasuk uang saku, karena uang saku dari iuran pimpinan daerah,” jelas dia.

Sementara Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kudus dokter Andini Aridewi menjelaskan, pemberangkatan santri malam tadi sudah sesuai prosedur yang ditetapkan kementerian kesehatan. Di antaranya mewajibkan santri untuk cek kesehatan.

“Kami memakai standart acuan dari pusat,” ucap Andini.

Untuk santri yang dirapid test sendiri, lanjut dia, keseluruhan dari mereka memiliki keluhan ataupun memiliki indikasi flu ringan. “Namun hasilnya nonreaktif semua,” kata dia.

Para santri juga, tambahnya, sudah menjalankan karantina mandiri di rumahnya masing-masing selama 14 hari terlebih dahulu. Sehingga cek kesehatan malam tadi sebelum berangkat merupakan skrining akhir dari Pemkab Kudus.

“Semua santri bisa berangkat,” jelas dia.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...