Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Dana BLT APBD Jepara Bisa Diambil Semua Tanpa Saldo di ATM

MURIANEWS, Jepara – Penyaluran program Jaring Pengaman Sosial (JPS) berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari APBD Jepara, masih terus berproses. Penyaluran dana BLT ini dilaksanakan melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Jepara.

Masyarakat penerima manfaat di desa-desa diberikan tabungan dan kartu ATM.

Manajer BRI Cabang Jepara, Azmawi menyatakan, sampai saat ini semua ATM bagi penerima manfaat yang sesuai data dari Dinsospermades Jepara, sudah selesai dicetak.

Pihaknya saat ini tinggal proses membagikan kartu-kartu ATM tersebut berikut buku tabungannya. Proses ini sudah dimulai sejak beberapa hari lalu, dan hingga Jumat (3/7/2020) prosesnya masih berlanjut.

Melalui ATM BRI, Azmawi menjamin semua dana yang ada di tabungan bisa diambil semua oleh para penerima manfaat. Kartu ATM juga bisa digunakan di berbagai ATM yang ada di wilayah Kabupaten Jepara.

Pihaknya akan memberitahukan kepada masing-masing Desa jika dana sudah disalurkan melalui rekening-rekening penerima, untuk tahap berikutnya.

“Komitmen kami tetap sudah harus selesai tersalurkan semua pada 7 Juli mendatang. Semua dana yang ada di rekening bisa diambil semua tanpa menyisakan saldo sisa. Tabungan yang ada juga bisa digunakan oleh masyarakat untuk menabung,” ujar Azmawi, Jumat (3/7/2020).

Sementara itu Plt Kepala Dinsospermades Jepara, Mulyaji menyatakan, BLT yang disalurkan melalui BRI merupakan program yang didanai oleh APBD Jepara 2020. Sesuai dengan data yang ada, ada 28.810 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sudah terverifikasi.

Jumlah KPM ini sudah ditindak-lanjuti oleh BRI Jepara untuk dibuatkan rekening bank dan kartu ATM.

Selanjutnya sejak 25 Juni lalu proses penyaluran sudah dimulai dan ditargetkan selesai pada 7 Juli 2020. Masing-masing KPM pada tahan pertama akan menerima dana sebesar Rp 200 ribu kali 3 bulan atau Rp 600 ribu.

Hitungannya untuk bantuan pada bulan Mei, Juni dan Juli. Sedangkan pada tahap kedua rencana akan digulirkan untuk Agustus, September dan Oktober sebesar Rp400 ribu. Sehingga pada tahap kedua setiap KPM akan menerima dana sebesar Rp1.200.000.

“Prosesnya sudah dimulai oleh BRI Jepara. Sesuai komitmen, proses ini kami targetkan sudah selesai pada 7 Juli 2020 mendatang. Kami juga akan mengawasi proses penyaluran ini dan memastikan semua berjalan sesuai dengan rencana,” ujar Mulyaji, Jumat (3/7/2020).

Sementara itu beberapa Petinggi Desa menyatakan sudah ada yang menyatakan warganya telah menerima bantuan dari program ini. Namun demikian ada juga yang menyatakan warganya belum menerima.

Petinggi Desa Kuwasen, Jepara, M Choir menyatakan sebanyak 161 KK telah terdata menerima bantuan program ini. Pada tahap pertama, mereka sudah menerima ATM dan buku tabungan dari BRI. Selanjutnya BRI akan menyampaikan pemberitahuan jika dana tahap kedua sudah ditransfer ke rekening masing-masing.

Sedangkan Petinggi Desa Lebak, Pakis Aji, Jepara, M Shodiq menyatakan ada 250 KK dari desanya yang telah terverifikasi mendapatkan bantuan dari program ini. Namun demikian, sampai Jumat (3/7/2020) pihaknya belum memastikan adanya penyaluran dana bantuan ini.

“Belum ada penyaluran dari BRI ke warga kami. Dari informasi yang kami terima, untuk Desa Lebak baru akan disampaikan pada 7 Juli 2020. Kami masih menunggu sejauh ini,” ujar M Shodiq.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...