Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Miris, Buruh Batu Bata di Pati Juga Jadi Korban Penipuan Arisan Online

MURIANEWS, Pati – Tangan Sukmawati (22) sangat terampil. Sekali mengambil tanah yang dibasahi sedikit air, dia langsung mencetak dua biji batu bata.

Perempuan asal Desa Sumur Kecamatan Cluwak ini sehari-hari bekerja sebagai buruh pembuatan batu bata. Hasilnya tidak begitu banyak. Namun, untuk membantu mencukupi kebutuhan keluarga, hal itu terpaksa dilakukan.

Dalam sehari, dirinya bisa mencetak batu bata sebanyak seribu biji. Untuk seribu bata tersebut, dirinya mendapatkan upah sebanyak Rp 35 ribu. Kemudian dari pemilik, dia juga mendapatkan uang makan sebesar lima ribu.

Ibu dari dua anak ini menjadi salah satu korban penipuan arisan online yang diduga dilakukan oleh Widya, warga desa Tegalombo Kecamatan Dukuhseti. Sukma mengikuti arisan online itu sejak 30 April 2019 lalu.

“Saya ikut arisan yang Rp 100 ribu setiap sepuluh hari. Itu dengan hasil Rp 5 juta,” katanya sembari mengusap keringat yang menempel di dahi.

Namun, mendengar adanya penipuan oleh Widya tersebut, dirinya hanya bisa pasrah. Padahal, uang hasil arisan itu berencana untuk ditabung. Namun, pada kocokan ke-39 Widya justru menggelapkan uang arisan tersebut.

Sukma juga mengaku sudah mengenal Widya sejak lama. Bahkan dirinya juga pernah menjadi penjaga toko milik Widya. Sehingga, dirinya tidak ragu untuk ikut arisan online tersebut.

“Kenal sudah lama. Ya tidak menyangka aja, kalau Widya seperti itu,” imbuhnya.

Dia mengaku sangat membutuhkan uang hasil arisan online tersebut untuk mencukupi kebutuhan harian. Baginya, uang Rp 5 juta itu sangat berarti.

“Saya harap ada niat baik dari pengelola untuk mengeluarkan arisan saya,” harapnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...