Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Satu Pegawai UMK Positif Corona, WFH Kembali Diberlakukan

MURIANEWS, Kudus – Universitas Muria Kudus (UMK) kembali melakukan kebijakan work from home (WFH) untuk civitas akademika dan juga mahasiswanya. Padahal, mulai 8 Juni lalu, UMK telah membuka kembali sebagian aktivitas di kampus sebagai persiapan new normal.

Hal tersebut dilakukan, karena ada salah seorang pegawai UMK yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Rektor UMK Suparnyo membenarkan ada salah seorang pegawainya yang sudah terkonfirmasi positif dari hasil swab yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus. Adanya hal tersebut pihaknya akan kembali meliburkan sementara aktivitas di Kampus UMK.

Dengan kejadian tersebut, dirinya akan meliburkan sementara aktivitas di kampus dari tanggal 3-10 Juli 2020.

“Saya liburkan dulu selama sepekan ke depan. Hinggga tanggal 10 Juli 2020,” katanya, Kamis (2/6/2020).

Ia menyatakan, pemberlakuan WFH di kampus ini dikecualikan bagi pelayanan pendaftaran mahasiswa baru (PMB).

“Kami pastikan aman, akan kami perketat protokol kesehatannya. Dan petugas yang melayani tidak ada kontak langsung dengan pasien, hanya yang piket yang masuk,” terangnya.

Selain itu, pihaknya juga akan mengevaluasi protokol kesehatan Covid-19 yang diterapkan pada persiapan new normal.

“UMK kan mulai new normal kan tanggal 8 Juni. Ternyata masih ada mahasiswa yang tidak berkepentingan bimbingan yang datang dan tidak mengenakan masker. Itu juga salah satu evaluasi untuk meliburkan kembali,” ujarnya.

Menyikapi hal tersebut selain meliburkan aktivitas kampus kecuali pelayanan mahasiswa baru, pihaknya akan menyemprot disinfektan ke seluruh area kampus secara rutin.

“Akan kami perketat lagi protokol kesehatannya, dan penyemprotan disinfektan secara rutin di area kampus,” ujarnya.

Baca: Kampus UMK Bakal Terapkan New Normal Mulai Pekan Depan

Disinggung terkait tracking pasien, pihaknya juga sudah meminta DKK untuk melakukan rapid test guna tracking kontak dengan pasien Covid-19. Menurutnya, hari ini (2/6/2020) sudah ada 26 pegawai UMK yang dites.

“Pekerjaannya (salah satu pegawai yang positif) kan satpam penjaga malam. Jadi yang kontak kemungkinan tidak terlalu banyak, ada dari satpam, driver, juga penjaga parkiran yang menjadi tracking pasien,” imbuhnya.

Sepengetahuan Suparnyo, pegawainya yang terkonfirmasi Positif Covid-19 memang suka berkumpul dengan orang di desanya. Menurutnya, penularan Covid-19 yang terjadi pada pegawainya terindikasi dari luar.

“Dia memang suka kumpul-kumpul di desannya. Dan kemarin kan sempat ada yang positif di Desannya, kemungkinan itu tertular dari luar,” tandasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...