Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Lapor ke Ganjar Soal Corona, Hartopo Sebut Kudus Gencar Skrining OTG

MURIANEWS, Kudus – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo melaporkan situasi terkini penanganan Covid-19 di Kudus pada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Laporan tersebut dilakukan Hartopo di sela kunjungan orang nomor satu di Jawa Tengah itu di salah satu perkebunan green house melon di Jalan Lingkar Kaliwungu, Kudus, Rabu (1/7/2020) siang.

Kepada Ganjar, Hartopo mengatakan jika Kabupaten Kudus kini tengah mengalami lonjakan pasien corona. Baik dari dalam wilayah, maupun luar wilayah.

Kabupaten Kudus sendiri kini memiliki sebanyak 158 kasus aktif yang tengah dirawat maupun menjalani isolasi mandiri. Dengan rincian 112 kasus dalam wilayah dan 46 dari luar wilayah.

“Ini terus bertambah, tapi tidak apa-apa, kami tengah habiskan skrining pada Orang Tanpa Gejala (OTG) supaya penanganannya cepat,”ucap Hartopo di depan Ganjar.

Hartopo mengatakan, tiap harinya pihak Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kudus bisa mengetes sebanyak 90 sampel. Dari jumlah tersebut, biasanya ada tiga sampai empat persen yang terdeteksi corona.

Kuantitas uji sampel yang cukup banyak, lanjut dia, juga berkat alat RT PCR  yang dimiliki Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Loekmono Hadi Kudus. Walau diakui sempat kewalahan karena keterbatasan tenaga, kini pengoperasiannya sudah bisa lebih cepat lagi.

“Kalau dulu delapan jam sekali ganti petugas rekam, kini hanya enam jam sekali, jadi sampel yang diuji juga banyak,” jelas Hartopo.

Selain itu, tambah dia, semua unsur pimpinan daerah juga dilakukan swab untuk menghindari hal yang tak diinginkan, yakni tertular corona.

Sementara itu, Ganjar Pranowo mengapresiasi kinerja Pemkab Kudus dalam menanggulangi penyebaran corona di dalam kabupaten.

Ganjar, juga sepakat jika tak masalah kurva pasien terkonfirmasi positif terus naik karena skrining massal terus dilakukan. Menurutnya, langkah tersebut sudah tepat dilakukan.

“Bagus, benar tidak masalah yang penting OTG-OTG sudah bersih terskrining,” jelas dia.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...