Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ada 155 Kasus Aktif Corona di Kudus, Masyarakat Diminta Tak Kendurkan Kewaspadaan

MURIANEWS, Kudus – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kudus hingga Senin (29/6/2020) malam mencatat ada sebanyak 155 kasus aktif dari dalam maupun luar wilayah. Dengan rincian 109 kasus aktif dalam wilayah dan 46 dari luar wilayah.

Sementara secara tot, hingga berita ini diturunkan, kasus corona di Kabupaten Kudus kini mencapai 235 kasus. Dengan rincian kasus 172 kasus dalam wilayah dan 73 kasus luar wilayah.

Untuk rincian kasus dalam wilayah, dari 172 kasus, terdapat tersebut 57 pasien dirawat, 52 kasus isolasi, 53 pasien sembuh, dan meninggal 10 kasus.

Untuk kasus luar wilayah dari 73 kasus terdapat 46 kasus dirawat, enam kasus isolasi, 17 kasus sembuh dan empat kasus meninggal.

Masyarakat di Kabupaten Kudus pun diminta untuk tidak menurunkan kewaspadaannya terhadap penularan virus corona. Mengingat sampai saat ini, penambahan kasus terkonfirmasi positif masih cukup tinggi di Kota Kretek.

Juru Bicara GTPP Covid-19 Kudus dokter Andini Aridewi mengatakan, penambahan kasus masih terjadi di Kota Kretek. Penanganan untuk pencegahan penularan juga terus dilakukan dan diupayakan.

“Kami berharap masyarakat tidak mengendurkan protokol kesehatan yang ditentukan saat beraktivitas di luar rumah,” ucap Andini, Senin (29/6/2020).

Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM), lanjut dia, juga masih diberlakukan di Kabupaten Kudus.

Sehingga pihaknya mengharapkan rasa tanggung jawab akan penerapan protokol kesehatan bisa diterapkan masing-masing individu di masyarakat. “Ini jadi tanggung jawab semua elemen,” lanjut dia.

Soal penanganan corona di Kabupaten Kudus, Andini mengatakan Pemkab Kudus terus berupaya secara maksimal dalam melakukan upaya tracing, testing, dan treatment. Pada kontak erat ataupun pasien corona yang dirawat di Kudus.

“Dengan harapan angka kesembuhannya naik, angka penularan dan kematiannya menurun,” terangnya.

Sejumlah rumah sakit rujukan, kata Andini, juga telah menambah ruang isolasinya. Itu dilakukan karena Kudus sendiri merupakan rujukan penanganan corona di Jawa Tengah.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...