Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Protes Penanganan Covid, Dua Seniman Jepara Tapa Pepe di Alun-Alun, Satu Lagi Long March dari Mayong

MURIANEWS, Jepara – Keprihatinan masyarakat Jepara terhadap massifnya penularan virus Corona atau Covid-19 di Jepara muncul dari sejumlah seniman dan budayawan Jepara.

Karena khawatir semakin tak terkendali, beberapa dari mereka menggelar aksi keprihatinan tapa pepe dan long march dari Mayong ke Alun-alun Jepara.

Abdi Munif, seorang seniman Jepara dan Zakariya Ansori salah seorang budayawan Jepara, Senin (29/6/2020) melakukan aksi tapa pepe di Alun-alun Jepara.

Baca: Update Covid-19 Jepara: Pasien Positif Tembus 317 Orang, 14 Nakes Sembuh

Mereka mengambil tempat tepat di bawah tiang bendera lapangan. Mereka menyatakan aksi ritual ini sebagai bagian untuk memohon kepada Tuhan agar pendemi ini bisa segera berakhir.

Abdi Munif yang memiliki istri seorang tenaga kesehatan di salah satu Fasilitas Kesehatan di Jepara mengaku khawatir dengan keselamatan para tenaga medis di Jepara.

Tak hanya itu, ia juga mengaku sangat prihatin dengan perkembangan Covid-19 yang terjadi di Jepara yang selalu bertambah dari hari ke hari. Situasi ini membutuhkan sebuah langkah-langkah penanganan yang lebih jelas.

Tigor Setegar, seniman asal Jepara melakukan long march dari Mayong ke Alun-alun Jepara. (MURIANEWS/Budi Erje)

”Di saat daerah-daerah lain sudah menurun angka kasusnya, Jepara malah terus membumbung. Ini tentu sangat disayangkan. Kami berharap Pemkab Jepara bisa melakukan langkah-langkah yang lebih terintegrasi. Dengan apapun caranya masyarakat harus bisa diajak bersama-sama memerangi pandemi ini,” ujarnya Senin (29/6/2020) pagi.

Sedangkan Zakariya Ansori menegaskan, langkah-langkah yang dilakukan GTPP Covid-19 Jepara sejauh ini belum berjalan dengan maksimal.

Banyak hal yang dilakukan hanya secara parsial. Padahal penanganan covid ini membutuhkan sebuah tindakan kolektif melibatkan seluruh masyarakat di Jepara.

Baca: Suami Istri Asal Welahan Jepara Positif Covid-19

”Kami prihatin dengan apa yang terjadi terkait dengan penanganan Covid-19 di Jepara. Kami melakukan laku tapa pepe dengan harapan Tuhan bisa memberikan bantuan kepada masyarakat Jepara. Selanjutnya kami berharap ada langkah-langkah jelas dari GTPP Covid 19 Jepara,” ujar Zakariya Ansori, pada kesempatan yang sama.

Sementara itu, disaat dua orang melakukan tapa pepe di lapangan Alun-alun Jepara, seorang seniman lainnya Tigor Setegar melakukan aksi long march. Aksi ini dilakukan mulai dari Monumen Ari-ari Kartini di Mayong menuju ke Alun-alun Jepara. Dalam aksinya Tigor melakukannya seorang diri.

Setelah berdoa di dekat Ari-ari Kartini, Tigor kemudian mengambil air wundlu untuk kemudian mulai berjalan ke arah Jepara. Menempuh jarak sekitar 20 km lebih, Tigor rencananya akan bergabung dengan dua orang koleganya yang melakukan tapa pepe.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...