Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Jumlah Wisudawan IAIN Kudus Menyusut karena Pandemi Corona

MURIANEWS, Kudus – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus telah menggelar wisuda secara online Sabtu (27/6/2020). Jumlah wisudawan yang mengikuti prosesi ini tak sebanyak seperti tahun-tahun sebelumnya.

Lulusan IAIN Kudus tahun ini disebut mengalami penurunan hingga 50 persen. Dalam wisuda kali ini hanya diikuti 476 mahasiswa.

Padahal menurut Rektor IAIN Kudus Mundakir, sebelum periode sebelumnya jumlah wisudawan bisa di antas seribu orang.

“Ada penurunan sekitar 50 persen. Periode kemarin ada sekitar 1.100-1.300 mahasiswa yang mengikuti,” katanya.

Kondisi ini menurutnya, disebabkan proses perkuliahan, maupun tugas akhir mahasiswa seperti skripsi, maupun tesis tak bisa berjalan normal. Terlebih dalam beberapa bulan terakhir, proses kuliah dilakukan secara online.

Meski demikian, prosesi wisuda secara daring tetap dilakukan dengan tidak mengurangi rasa kesakralan prosesi wisuda.

“Karena jika wisuda ditunda, maka akan menumpuk dan  akan menjadi sangat banyak. Serta yang terpenting adalah supaya mahasiswa segera bisa memanfaatkan ijazah yang diberikan. Kami perkiraan wisuda bulan November 2020 sepertinya masih berjalan secara daring,” terangnya.

Sementara Wakil Rektor 1 IAIN Kudus Supaat menambahkan, ada beberapa faktor yang mempengaruhi turunya jumlah wisudawan. Di antaranya, kendala menyelesaikan skripsi dan tesis secara daring.

“Mahasiswa mengalami banyak kendala, seperti infrastruktur, kultur, maupun teknologi ketika mau daring. Mahasiwa terkadang kesulitan mendapatkan sinyal, terkadang juga ada yang tidak ada kuota,” imbuhnya.

Karena itu, pihaknya akan membuat kebijakan khusus yaitu pelayanan offline terbatas khusus untuk bimbingan tugas akhir di semester gasal.

“Juni 2021 dikhawatirkan akan mengalami penumpukan wisuda, karena saat ini mahasiswa KKN IAIN Kudus mencapai 2.400 mahasiswa dan mereka akan wisuda pada tahun depan. Jadi kami beri pelayanan November nanti pelayanan bimbingan secara terbatas untuk mahasiswa bimbingan tugas akhir,” tandasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...