Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Tambah Satu, Sudah Ada 14 Pasien Positif Corona di Grobogan Meninggal

MURIANEWS, Grobogan – Satu pasien positif Covid-19 di Grobogan, Kamis (25/6/2020) meninggal dunia setelah sempat dirawat selama beberapa pekan. Yakni, pria usia 62 tahun dari Kecamatan Tegowanu.

“Hari ini, ada satu pasien Covid-19 dari Grobogan yang meninggal dunia. Pasien ini menjalani perawatan di RS Tlogorejo Semarang,” kata Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih.

Endang menyatakan, informasi perkembangan Covid-19 yang diterima pada hari ini, hanya terkait meninggalnya satu pasien tersebut. Sementara untuk penambahan kasus positif corona baru hari ini nihil.

Dengan demikian total kasus positif corona di Grobogan masih tetap 75 orang. Rinciannya, 14 meninggal, 24 sembuh dan 37 masih dirawat.

“Hari ini kosong alias nihil kasus baru. Demikian juga untuk pasien sembuh juga tidak ada penambahan. Kami harapkan tidak ada lagi penambahan kasus dan pasien yang dirawat semoga cepat sembuh semua,” sambungnya.

Tidak adanya penambahan kasus baru itu dirasa cukup melegakan. Sebab, pada rentang waktu sejak Senin (9/6/2020) hingga Rabu (24/6/2020) kemarin, ada kenaikan sekitar 52 kasus positif corona di Grobogan.

Endang menyatakan, salah satu faktor yang menyebabkan adanya kenaikan kasus positif Covid-19 terkait dengan pelaksanaan rapid test massal di sejumlah tempat keramaian dan perkantoran sejak sebelum Lebaran lalu. Pelaksaan rapid test massal ini digelar hampir di seluruh daerah, termasuk di Grobogan.

Dari pelaksanaan kegiatan ini, ada cukup banyak yang hasilnya reaktif. Kemudian, mereka yang reaktif itu dilakukan uji swab untuk memastikan kondisinya terpapar Covid-19 atau tidak. Dari hasil uji swab itulah akhirnya diketahui jika ada sebagian diantaranya yang dipastikan terkonfirmasi positif Covid-19.

“Selain itu, penambahan kasus itu juga didapatkan dari hasil tracking terhadap kontak erat kasus sebelumnya,” imbuhnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...