Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Makam Sedio Luhur Bakalan Krapyak Bakal Dijaga Lebih Ketat

MURIANEWS,Kudus – Warga Kudus sempat digegerkan dengan penemuan sembilan barang misterius yang terkubur di Makam Sedio Luhur, Bakalan Krapyak. Hal tersebut membuat pemerintah desa dan pengurus makam berifikir agar kejadian serupa tak terulang lagi.

Kepala Desa Bakalan Krapyak, Kecamatan Kaliwungu Susanto mengatakan pihaknya tengah mengkoordinasikan teknis pengamanan dengan pengurus makam di Pemakaman Sedio Luhur.

”Kami sarankan ke pengurus memasangan CCTV di beberapa titik makam,” katanya Minggu (21/6/2020)

Ia menyebutkan di Makam Sedio Luhur terdapat satu pintu utama dan lima pintu pendukung yang biasa digunakan peziarah untuk akses masuk.

”Untuk sementara, pintu makam hanya dibuka yang utama saja, pintu pendukung ditutup sementara. Agar bisa mengontrol warga yang masuk ke makam,” ucapnya.

Untuk penjaga makam, lanjut Susanto, ada sepuluh orang. Mereka terdiri dari satu penjaga administrasi dan sembilan orang penggali kubur. Namun ia mengaku, memang belum ada penjaga yang berjaga malam hari.

Baca: Nama Gadis dalam Bungkusan Mori di Makam Bakalan Krapyak Kudus Kini Viral

“Tapi terkadang saat malam hari ada warga yang berkumpul di pos sebelah pojok utara timur makam. Nantinya akan kami koordinasikan dengan pengurus makam terkait pengadaan cctv dan penjagaan malam” jelasnya.

Sementara Achmad Fathoni Ketua Umum Yayasan Makam Muslim Sedio Luhur menyatakan akan merapatkan terkait pengamanan yang lebih ketat dengan pengurus dan penjaga makam Minggu (21/6/2020) malam nanti.

“Saran dari pak kades saya setuju ada pemasangan CCTV nya untuk keamanan. Namun untuk jumlahnya belum tau nanti kami koordinasikan dulu,” akunya.

Ia menyatakan sementara ini, akan koordinasi dengan RT dan warga setempat agar misal ada hal yang mencurigakan bisa langsung melapor ke desa atau ke pengurus makam.

“Kemungkinan akan ada penjaga malam juga yang akan berjaga. Teknisnya masih dibicarakan dulu,” pangkasnya.

Baca: Polisi Kudus Cari Pelaku Pengubur Bungkusan Mori Berisi Mantra dan Foto Gadis di Makam

Terpisah, Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma saat ini pihaknya tengah menyelidiki terkait penemuan sembilan barang yang terbungkus mori di Makam Sedio Luhur, Bakalan Krapyak.

“Masih kami cari pelaku yang sempat membuat resah warga tersebut. Terkait pasal yang disangkakan juga masih kami dalami,” terangnya.

Sebelumnya, warga di Desa Bakalan Krapyak, Kecamatan Kaliwungu, Kudus digegerkan adanya temuan sembilan bungkusan mencurigakan di makam Bakalan Krapyak, Kamis (18/6/2020). Bungkusan mori berbentuk pocong itu berisi bangkai ayam, foto perempuan, dan jarum.

Selain itu isi dalam bungkusan tersebut, juga terdapat kertas yang berisi tulisan seperi mantra dan ada nama gadis di foto yang ada dalam bungkusan itu.

Baca: Barang Mencurigakan di Makam Bakalan Krapyak Kudus Berisi Bangkai Ayam, Jarum dan Foto Perempuan

Kasat Reskrim Polres Kudus AKP Agustinus David P membenarkan hal ini. Menurut dia, barang-barang tersebut kini telah diamankan oleh pihak kepolisian.

“Jumlahnya ada sembilan bungkusan. Setelah kami identifikasi, berisikan bangkai ayam, sejumlah jarum, foto, serta tulisan-tulisan mantra,” tandasnya

Belakangan ini nama dan foto gadis dalam bungkusan itu teridentifikasi sebagai warga Desa Karangmalang, Kecamatan Gebog, Kudus. Kades Karangmalang Mashuri membenarkan jika nama dan foto gadis itu adalah warganya.

Namun, pihaknya masih belum mengetahui secara pasti salah satu warganya tersebut memiliki masalah dengan orang lain atau tidak.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...