Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Dijanjikan Bantuan Persiapan New Normal, Ponpes di Kudus Didorong Segera Susun RKB

MURIANEWS, Kudus – Kalangan DPRD Kudus mendorong setiap pondok pesantren di Kota Kretek untuk segera menyusun Rencana Kebutuhan Belanja (RKB) untuk kesiapan new normal. Hal ini lantaran, ponpes dijanjikan bantuan untuk mendukung penerapan fase kenormalan baru tersebut.

Ketua Komisi D DPRD Kudus Mukhasiron mengatakan, di dalam penyusunan RKB tersebut diharapkan bisa disesuaikan dengan kebutuhan protokol kesehatan di masing-masing ponpes.

Di antaranya penyediaan wastafel cuci tangan, masker, hand sanitizer atu juga thermo gun.

“Kami coba fasilitasi untuk mengajukan ini ke Pemkab Kudus dengan leading sektornya Kesra,” katanya.

Bantuan tersebut sendiri, kata Mukhasiron akan berbentuk hibah yang diambilkan dari dana Tidak Terduga (TT) milik Pemkab Kudus yang kini jumlahnya masih berada di angka sekitar Rp 100 juta lebih. “Bentuknya nanti akan berupa hibah, diajukan ke Bagian Kesra,” kata dia.

Setelah RKB tiap ponpes yang masuk akan diverifikasi oleh Kementrian Agama, apakah sudah sesuai dengan yang diperlukan atau tidak. “Jika sudah diverifikasi, Inspektorat akan me-riview dan SK bupati akan terbit,” ujarnya.

Namun, pihaknya menggaris bawahi, untuk nominal di tiap pesantren akan berbeda satu dengan yang lainnya. Hal tersebut dikarenakan kebutuhan masing-masing ponpes berbeda-beda.

“Termasuk di dalamnya adalah jumlah santri yang ada di dalam ponpes tersebut,” jelas dia.

Sementara terkait laporan pertanggungjawaban, Muhasiron menjelaskan, karena bantuannya akan berbentuk hibah, maka laporannya hanya akan berupa surat serah terima hibah saja. “Jadi tidak perlu khawatir soal ini,” jelas dia.

Sementara Ketua Rabithah Ma’ahid al Islamiyah (RMI) Kudus KH Dwi Syaifudin dalam rakor antara pimpinan ponpes dengan DPRD Kudus, Senin (16/6/2020) sore menyebut, anggota RMI yang ada di Kudus sebanyak 114 pondok pesantren dengan jumlah santri hampir 11.000 santri.

Dengan adanya persiapan new normal di ponpes, dia berharap kegiatan pesantren dapat segera dimulai kembali. “Karena wali santri ingin segera anaknya masuk ke ponpes,” pungkasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...