Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pandemi, Permintaan Ikan di Jepara Turun Drastis

MURIANEWS, Jepara – Dampak Covid-19 tidak dipungkiri menerpa di semua lini kehidupan masyarakat. Di Kabupaten Jepara, pandemi covid juga menerpa sektor budidaya ikan. Mulai dari permintaan pasar yang turun hingga mahalnya harga pakan.

Kabid Perikanan Budi Daya di Dinas Perikanan (Disikan) Jepara Ahmad Chotib menyatakan, sejak pandemi berlangsung, pihaknya mencatat adanya penurunan permintaan pasar. Khususnya permintaan pasar untuk ikan hasil budidaya, penurunan itu terjadi. Pasokan ke luar daerah terkoreksi lamban.

“Misalnya saja, yang terjadi pada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Desa Karanggondang, Mlonggo. Sebelum Covid-19 dalam satu kali panen delapan kuintal langsung habis saat itu juga. Namun saat ini para pembudidaya harus menunggu waktu sampai tiga pekan,” ujar Ahmad Chotib, Jumat (12/6/2020).

Situasi menjadi semakin parah, karena meningkatnya biaya tenaga kerja produksi. Kemudian tidak hanya itu, kondisi itu juga diperparah dengan kenaikan harga pakan. Eskalasi kenaikan harga berlaku di semua jenis pakan. Kisaran naiknya antara Rp 200 hingga Rp 300 per kilogramnya.

Situasi yang sama, menurut Ahmad Chotib juga berlaku pada sektor perikanan tangkap. Para nelayan saat ini mengalami peningkatan hasil tangkap. Namun mereka menghadapi penurunan pasar.

Dampaknya, karena stok melimpah para nelayan terpaksa banting harga agar hasil tangkapannya laku terjual.

“Khusus untuk sektor budidaya ikan, Pemkab Jepara terus melakukan berbagai upaya agar beban para pelaku budi daya perikanan berkurang. Salah satunya mendistribusikan bantuan benih lele dan bandeng beserta pakannya,” tambah Ahmad Chotib.

Bantuan yang diberikan di antaranya berupa bibit ikan lele, bandeng, dan pakan. Untuk benih lele jumlahnya mencapai 165 ribu ekor dan pakan sebanyak 16,45 ton.

Sedangkan untuk benih bandeng jumlah bantuan yang diberikan mencapai 100 ribu ekor dan pakan sebanyak 8,2 ton. Bantuan ini merupakan program dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Sebanyak enam Pokdakan mendapat bantuan tersebut. Masing-masing Pokdakan Bakau Jaya, Karya Maju Bisa, Cemara Indah di Desa Clering, dan Lele Jaya di Desa Ujungwatu, Donorojo.

Kemudian Pokdakan Mina Karya Mandiri Desa Kelet (Keling) dan, Pokdakan Mino Suko Makmur Desa Sukodono di Kecamatan Tahunan.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...