Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

GTPP Covid Kudus Catat Tujuh Kasus Corona Baru Hari Ini, Dua Meninggal

MURIANEWS, Kudus – Kasus aktif pasien terkonfirmasi corona di Kudus melambung drastis. Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kudus kembali mencatat adanya tujuh kasus positif corona baru yang dirawat di Kota Kretek pada Selasa (9/6/2020).

Dari tujuh kasus baru tersebut, tiga di antaranya merupakan kasus dalam wilayah. Sementara empat lainnya merupakan kasus dari luar wilayah. Sehingga menambah kasus corona di Kudus jadi 84 Kasus.

GTPP Covid-19 juga mencatat, dari tujuh kasus baru ini, dua pasien sudah meninggal dunia dalam status Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Keduanya meninggal beberapa hari lalu sebelum hasil laboratoroium yang menunjukkan hasil positif corona keluar. Dua pasien meninggal ini berasal dari Kudus dan Jepara.

Juru Biara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kudus dokter Andini Aridewi mengatakan, untuk kasus pertama dari dalam wilayah adalah seorang laki-laki berusia 47 tahun dari Kecamatan Kota.

Yang bersangkutan telah dirawat sejak 4 Juni lalu tanpa penyakit penyerta di RS Mardi Rahayu.

“Tidak ada kontak maupun riwayat perjalanan,” ucap dia Selasa (9/6/2020) malam.

Sementara untuk penambahan kasus selanjutnya adalah seorang perempuan berusia 38 tahun juga berasal dari Kecamatan Kota.

Tidak ada riwayat perjalanan ke daerah terjangkit. Namun memiliki riwayat kontak dengan penderita.

Selanjutnya untuk penambahan kasus dalam wilayah lainnya, adalah laki-laki berusia 54 tahun berdomisili di Kecamatan Gebog. Pasien ini sudah meninggal sebelum hasil swab keluar.

Dari pelacakan sementara, tidak ada riwayat kontak dengan penderita Covid-19 maupun riwayat perjalanan ke daerah terjangkit.

“Dia sudah dirawat di RSI Sunan Kudus pada tanggal 5 Juni 2020 dan meninggal pada tanggal 6 Juni 2020, swabnya baru keluar dan tracing tengah dilakukan,” lanjutnya.

Sedangkan untuk kasus-kasus dari luar wilayah, dua di antaranya berasal dari Kabupaten Jepara dan Grobogan.

Pasien asal Jepara tercatat sudah meninggal pada 6 Juni lalu sebelum hasil swab keluar.

Tracing kontak erat telah kami koordinasikan dengan Dinas Kesehatan setempat,” jelas dia.

Dengan penambahan kasus ini, Kabupaten Kudus kini telah mencatat ada sebanyak 58 kasus dari dalam wilayah dan 26 kasus dari luar wilayah.

Dari 58 kasus dalam wilayah tersebut 17 kasus dirawat, 6 kasus isolasi, sembuh 29 kasus, dan meninggal 6 kasus.

Untuk kasus luar wilayah dari 26 kasus terdapat 9 pasien masih dirawat, 15 pasien sembuh dan dua kasus meninggal.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...