Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Istri Sopir Garam Sembuh, Pasien Corona di Rembang Tinggal Satu Orang

MURIANEWS, Rembang – Kabupaten Rembang kini tercatat sebagai salah satu dari dua daerah di Jateng yang sudah zona hijau. Saat ini di Kota Garam tercatat tinggal satu pasien positif corona yang masih dirawat.

Pasien tersebut yakni nenek berusia 64 tahun asal Kecamatan Rembang, yang masih dirawat di RSUD dr Soetrasno Rembang. Pasien ini ketahuuan tertular virus corona saat berobat setelah mengalami kecelakaan.

Sementara satu pasien positif yang sebelumnya dirawat kini dinyatakan sembuh. Pasien tersebut seorang perempuan berusia 37 tahun asal Kaliori, Rembang.

Pasien ini merupakan istri dari sopir garam asal Rembang yang meninggal dalam kondisi positif Covid-19, beberapa waktu lalu.

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Rembang Arief Dwi Sulistya mengatakan, pasien tersebut dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang pada Senin (8/6/2020) kemarin dari RSUD Rembang.

Baca: Rembang dan Kota Tegal Zona Hijau, Sekolah Boleh Dibuka Lagi

Disebutkan, selama menjalani perawatan di ruang isolasi, kondisi pasien tersebut sangat baik. ”Bahkan sering melakukan senam di dalam kamar isolasi,” katanya, Selasa (9/6/2020).

Menurutnya, hasil swab terakhir pada pasien menunjukkan jika yang bersangkutan sudah negatif dari Covid-19. Karena kondisinya sudah membaik, maka pasien sudah diperbolehkan pulang.

“Dengan demikian tinggal satu pasien yang positif Covid-19 di RSUD Rembang. Pasien tersebut berasal dari Kecamatan Rembang,” ujarnya.

Baca: Sopir Pengiriman Garam Jadi Pasien Corona Meninggal Pertama di Rembang

Kondisi pasien ini menurut dia, sudah membaik. Namun karena mengalami patah tulang setelah terlibat kecelakaan, maka diperlukan perawatan lebih lanjut.

Berdasarkan catatan GTPP Covid-19 Rembang, hingga Selasa (9/6/2020) pagi tercatat jika total pasien positif corona di kabupaten ini sebanyak enam orang. Dari jumlah itu, empat orang sembuh, satu meninggal dunia, dan satu lagi masih dirawat.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...