Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

KM Yucak Asal Juwana Terbakar di Perairan Karimunjawa, Sembilan Orang Berhasil Selamat

MURIANEWS, Jepara – KM Yucak, kapal pencari ikan asal Juwana, Pati, dikabarkan terbakar di Perairan Karimunjawa, Jepara. Sebanyak sembilan orang Anak Buah Kapal (ABK) berhasil selamat, setelah mendapatkan pertolongan masyarakat Desa Parang, Karimunjawa.

Menurut penjelasan Petinggi Desa Parang, Muh Zaenal Arifin, kabar mengenai kecelakaan ini diketahui setelah warganya menemukan seorang ABK terdampar di Pulau Parang.

ABK bernama Tamurih (45) diketahui merupakan warga Desa Widuri, Pemalang. Tamurih ditemukan oleh warga yang sedang memberi makan di sebuah karamba milik masyarakat.

Dari keterangan Tamurih kemudian didapatkan informasi bahwa KM Yucak mengalami kecelakaan pada Kamis (4/6/2020). Bersama 10 orang rekannya, Tamurih mengaku telah berusaha menyelamatkan diri.

Bersebelas mereka mencoba berenang dengan pelambung yang disatukan menggunakan tali. Namun karena gelombang besar, dirinya terlepas dan berusaha sendirian dan akhirnya mencapai Pulau Parang.

“Dari keterangan satu ABK ini kemudian dilakukan pencarian di sekitar Pulau Parang. KM Yucak kemudian ditemukan pada posisi 05°40’732 S/ 110°36’525 E, oleh saudara Taufik dan Koko, warga Dusun Batulawang Desa Kemujan. Namun ABK lainya belum ketemu,” ujar Muh Zaenal Arifin, Minggu (7/6/2020).

Upaya pencarian korban kemudian masih diteruskan, dibawah koordinasi Polairud Karimunjawa, dan Forkopimcam Karimunjawa dan Petinggi Desa Parang. Pencarian tersebut kemudian membawa hasil pada Minggu (7/6/2020) siang. Sebanyak delapan orang ABK rekan Tamurih berhasil ditemukan.

Sehingga dari 11 orang yang sempat menyelamatkan diri dengan menggunakan pelampung yang disatukan dengan tali, hanya dua orang tidak bersama mereka. Informasinya, dua orang ini juga sudah ditemukan selamat oleh kapal dari Jakarta.

Para ABK yang sudah terombang-ambing di lautan selama dua hari saat ini dipastikan kondisinya mulai membaik. Mereka mendapatkan perawatan di Puskesmas Pembantu Desa Parang, Karimunjawa.

“Sembilan orang saat ini kondisinya semakin membaik. Meski masih belum pulih sepenuhnya, namun mereka menunjukan perkembangan yang bagus pada kondisi kesehatan mereka. Semua dirawat di Puskesmas Pembantu Desa Parang,” tambah M. Zaenal Arifin.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...