Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tempat Pembuangan Sampah Liar Pinggir Jalan  di Grobogan Makin Marak

0 222

MURIANEWS, Grobogan – Meski sudah sering ditangani dinas terkait, namun keberadaan tempat pembuangan sampah liar di pinggir jalan raya di wilayah Grobogan, tak kunjung hilang. Bahkan kini cenderung semakin banyak.

Antara lain di ruas jalan raya menuju arah Semarang, Pati, Boyolali dan Solo. Adanya tumpukan sampah itu sering dikeluhkan warga. Terlebih, saat hujan turun.

Sebab, ketika terkena air hujan, tumpukan sampah seringkali mengeluarkan bau menyengat yang mengganggu kenyamanan warga sekitar maupun pengendara.

Kasi Pengurangan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Grobogan Noer Rochman menyatakan, tempat pembuangan sampah liar akhir-akhir ini juga muncul di sepanjang ruas jalan alternatif Penawangan-Truko. Sedikitnya, ada empat titik yang dijadikan tempat pembuangan sampah liar di jalur tersebut.

“Beberapa hari lalu, sampah yang di jalur itu sudah kami angkut. Ada hampir satu truk sampahnya,” katanya, Sabtu (6/6/2020).

Kemudian, untuk penanganan sampah yang dibuang di pinggir jalan raya Godong-Semarang sudah dilakukan dengan mengambil sampah secara rutin.

Namun, upaya ini memang belum bisa maksimal. Soalnya, volume sampah yang dibuang tiap hari cukup banyak.

Untuk sampah yang ada di jalur Godong-Juwangi memang baru bisa diangkut secara berkala, karena keterbatasan armada. Sebagai solusi, pihaknya sudah menempatkan kontainer di lokasi tersebut.

“Kontainer sudah ada tetapi sampahnya jarang dimasukkan ke situ. Masih banyak yang buang sampahnya di pinggir jalan. Hal ini juga butuh kesadaran warga supaya jangan buang sampah di pinggir jalan raya,” jelasnya.

Menurutnya, idealnya disetiap kecamatan memang harus ada tempat pembuangan sampah sementara (TPSS) atau lokasi untuk menempatkan kontainer.

Namun, untuk membuat TPSS ini kendalanya adalah sulitnya mendapatkan lahan dan butuh dana yang tidak sedikit.

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.