Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

1.343 Calon Jemaah Haji Asal Jepara Gagal ke Tanah Suci Tahun Ini

MURIANEWS, Jepara – Sebanyak 1.343 calon jemaah haji asal Jepara dipastikan gagal berangkat tahun ini. Hal ini lantaran pemerintah Arab Saudi masih menutup diri dari para jemaah untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona atau Covid-19.

Kebijakan pemerintah Arab Saudi ini membuat calon Jemaah Haji dari seluruh penjuru dunia harus menunda keberangkatannya ke Tanah Suci. Termasuk dalam hal ini para jemaah haji asal Indonesia.

Kepala Kantor Kemenag Jepara Muh Habib menyatakan, dari 1.343 calon jemaah haji yang terdaftar, sudah ada 1.290 orang yang sudah melunasi biaya haji. Semua calon jemaah haji juga sudah melakukan persiapan. Mulai dari latihan manasik, sampai pengusuran paspor sudah tidak ada masalah.

“Namun karena memang ada kebijakan dari Arab Saudi seperti itu, ya akhirnya memang dilakukan penundaan. Informasi penundaan keberangkatan haji ini juga sudah disampaikan kepada semua calon Jemaah Haji,” ujar Muh Habib, Jumat (5/6/2020).

Meskipun sudah ada kebijakan penundaan ibadah haji yang disampaikan pemerintah, sampai sejauh ini belum ada calon jemaah haji yang menyatakan mengundurkan diri, dan menarik kembali biaya hajinya.

Uang pelunasan biaya haji yang sudah disetorkan, akan disimpan terpisah dari biaya porsi. Nantinya untuk biaya haji akan disesuaikan dengan kurs mata uang yang berlaku pada tahun pemberangkatan.

Jadi nanti biaya haji akan dihitung kembali sesuai dengan kurs yang berlaku pada saat pemberangkatan. Jika pada saat itu dihitung ada kekurangan, maka para jemaah haji akan diminta memenuhi kekurangannya. Sebaliknya jika ada kelebihan, maka para jemaah haji akan menerima pengembaliannya.

“Jadi mereka yang tahun ini tertunda keberangkatannya ke Tanah Suci untuk beribadah haji, maka secara otomatis akan mendapat prioritas untuk bisa berangkat pada tahun berikutnya. Sedangkan bagi calon jemaah yang tidak jadi berangkat karena meninggal, maka biaya haji yang sudah dibayar bisa diambil atau digantikan oleh ahli warisnya,” tambah Muh Habib.

Di Kabupaten Jepara sendiri, untuk calon jemaah haji yang meninggal sebelum berangkat sudah ada delapan orang. Sebanyak tujuh dari mereka, posisinya sudah digantikan oleh ahli warisnya. Sedianya sebanyak 1.343 orang jemaah asal Jepara akan tergabung dalam kelompok terbang 9, 10, 11, 12 dan 13.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...