Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

10.300 KK Baru Masuk Daftar Penerima Bantuan JPS Tahap Dua di Kudus

MURIANEWS, Kudus – Sebanyak 10.300 kepala keluarga (KK) baru bakal menerima bantuan dari Jaring Pengaman Sosial (JPS) kabupaten Kudus tahap dua.

Pada tahap pertama sebelumnya, bantuan JPS dikucurkan kepada 4.424 penerima. Sehingga total ada 14 ribu lebih penerima bantuan JPS dari Pemkab Kudus.

Plt Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3P2KB) Kudus Sunardi mengatakan, jumlah tersebut merupakan daftar baru yang telah diverifikasi.

“Jumlah tersebut sudah diverifikasi, akan mulai disalurkan pada tahap kedua,” katanya, Jumat (5/6/2020).

Nardi menambahkan, untuk penerima pada tahap pertama tetap akan menerima bantuan yang sama dan tercatat sebagai penerimaan tahap kedua.

Namun, penyalurannya diberikan setelah 10.300 KK penerima baru mendapat jatah terlebih dahulu.

Untuk nominalnya, sambung dia, masih sama seperti pada tahap pertama. Bantuan JPS akan berupa uang senilai Rp 100 ribu dan beras sepuluh kilogram.

“Anggaran sudah kami ajukan, dan semoga dalam waktu dekat sudah bisa disalurkan,” ujarnya.

Walau demikian, pada penerimaan tahap pertama, pihaknya masih memiliki tanggungan untuk menyalurkan sebanyak 275 KK.

Jumlah tersebut, kata dia, merupakan jumlah yang belum terdistribusi. “Sementara yang sudah terdistribusi ada sebanyak 4.149 KK,” rincinya.

Selain itu, sejumlah bantuan lain juga masih cukup banyak yang belum terdistribusi. Di antaranya Bantuan Sosial Tunai (BST) sebanyak 874 KK. “Jatahnya 10.155 KK, terdistribusi 9.281 KK,” jelas dia.

Diketahi, kucuran bansos yang berasal dari APBD Kudus sudah disalurkan. Tercatat sejumlah penerima di antaranya berasal dari ITMI (Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia), Pertuni (Persatuan Tunanetra Indonesia).

Selain itu, bantuan juga telah diterima oleh HWDI (Himpunan Wanita disabilitas Indonesia), FKDK (Forum Komunikasi Disabilitas Kudus), PKL Simpang Tujuh Kudus, PKL Colo, Ojek Bakalan, UMKM, Ojek Colo, dan PKL Balai Jagong.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...