Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Inflasi Kudus saat Pandemi di Bulan Mei Tergolong Rendah

MURIANEWS, Kudus – Laju inflasi di Kabupaten Kudus selama pandemi Covid-19 di bulan Mei 2020 tergolong rendah, yakni sebesar 0,1 persen. Meski demikian hal ini berbeda dengan April 2020 lalu, di mana Kudus tercatat mengalami deflasi di angka 0.08 persen.

Selain itu di bulan Mei, Badan Pusat Statistik (BPS) Kudus juga mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 103,83 .

Kepala BPS Kudus Rahmadi Agus Santosa, Jumat (5/6/2020) mengatakan, besaran inflasi Kudus sama dengan di Kota Semarang yang berada di angka 0,1 persen.

Disusul dengan Kota Purwokerto dengan 0,19 persen, dan Cilacap yang berada di angka 0,29 persen.

BPS juga mencatat, ada dua kota di Jawa Tengah mengalami deflasi. Yakni Kota Surakarta yang mengalami deflasi 0,2 persen dan Kota Tegal 0,1 persen.

Rahmadi Agus Santosa mengatakan, inflasi di bulan Mei 2020 ini tergolong rendah, berbeda dengan tahun sebelumnya di mana saat Lebaran inflasi biasanya sangat tinggi.

Meski tergolong rendah, ia menyebut kenaikan inflasi ini dipicu oleh kenaikan harga di beberapa komoditas.

“Seperti naiknya harga bawang merah, daging ayam kampung, jeruk, pir dan emas perhiasan. Untuk penahan lajunya inflasi yakni turunnya harga bawang putih, telur ayam ras, cabai merah, cabai rawit,dan minyak goreng,” katanya.

Selain itu, inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya beberapa indeks kelompok pengeluaran. Seperti kelompok kesehatan sebesar 0,59 persen, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,33 persen.

Kemudian, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan sebesar 0,24 persen, kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,13 persen, serta kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,04 persen.

Meski naik di angka 0,1 di bulan Mei ini, inflasi itu jauh lebih rendah dariMaret di tahun sebelumnya yakni 0,22. Sedangkan pada Mei tahun 2018 di angka 0,14.

Sedangkan tingkat inflasi tahun kalender Mei 2020 sebesar 0,44 persen lebih rendah dibanding inflasi tahun kalender 2019, di angka 0,69 dan kalender 2018 di angka 1,79 persen.

“Tapi untuk inflasi dari tahun ke tahun (Mei 2020 terhadap Mei 2019) sebesar 2,17 persen. Lebih tinggi dibanding inflasi tahun ke tahun di tahun 2019 yakni di angka 2,00 persen,” tandasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...