Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ini Tiga Skenario Masuk Sekolah Fase New Normal di Jawa Tengah

0 1.809

MURIANEWS, Semarang – Setelah tiga bulan aktivitas pendidikan dilibuarkan karena pandemi Covid-19, kini wacana untuk kembali membuka sekolah pun mulai menguat. Bahkan mencuat rencana sekolah akan kembali dibuka 13 Juli 2020 dalam fase new normal.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (disdikbud) Jawa Tengah kini juga tengah menggodok persiapan new normal di bidang pendidikan.

Kabid Pembinaan SMA Disdikbud Jateng Syamdudin mengetakan, saat ini pihaknya tengah menyongsong penerimaan hasil studi (rapor), pada 12 Juni 2020.

Setelah itu, seluruh jajaran pendidikan di Jateng diminta untuk mempersiapkan infrastruktur sekolah, menyambut fase new normal.

Rencananya, fase tersebut akan berlangsung tepat pada 13 Juli 2020 berbarengan dengan hari pertama semester baru. Meski demikian, ia menyatakan belum ada instruksi resmi apakah hari tersebut siswa-siswi masuk ke sekolah.

“Nanti, pada saat pengambilan rapor, orang tua diperbolehkan mengambil, namun dengan protokol kesehatan ketat. Pengambilan dilakukan secara bergelombang untuk mengurangi gerombolan,” katanya dikutip dari laman resmi Pemprov Jateng pada Kamis (4/6/2020).

Ia menyebut, Disdikbud Jateng telah mempersiapkan formulasi new normal. Ada beberapa alternatif atau skenario yang diberikan pada manajemen sekolah, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Yang pertama, yakni sekolah yang diperbolehkan masuk hanya di daerah zona hijau, wilayah yang tidak ditemukan penularan Covid-19. Kedua, semua siswa masuk sekolah, namun khusus mereka yang kelas satu alias peserta didik baru.

Selanjutnya, ada pilihan agar siswa yang masuk digilir, tidak masuk secara bersamaan. Atau dengan model sif.

Selain pembagian waktu masuk yang tak sama, sekolah juga harus menyiapkan sarana prasarana sesuai protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Saat ini menurutnya, mekanisme kegiatan belajar mengajar juga terus dibahas oleh Disdikbud Jateng.

“Kami masih menggodok, nanti akan dibuatkan panduan. Semua nanti bergantung kesiapan wilayah untuk dapat menerapkan ini,” ujarnya.

Ia mencontohkan, Kabupaten Karanganyar yang sudah siap untuk membuka sekolah. Namun di Kota Semarang masih belum, lantaran tingkat penularan masih tinggi.

”Itu semua berpulang pada kebijakan wilayah dengan koridor makro dari Kementerian Pendidikan. Kalau sudah ada putusan go dari Kemendikbud, kita sudah siap,” terang Syamsudin.

Selain itu, hingga kini belum ada perubahan terkait jadwal semester anyar. Meski begitu, belum ada instruksi resmi dari pemerintah mengenai masuk sekolah pada 13 Juli 2020.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.