Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pemkab Wajibkan Perusahaan Besar di Jepara Gelar Rapid Test Mandiri untuk Karyawan

MURIANEWS, Jepara – Pemkab Jepara akan kembali mengambil kebijakan khusus untuk menekan penyebaran Virus Corona atau Covid-19.

Kebijakan tersebut berisi arahan kepada perusahaan besar di Jepara untuk melakukan rapid test mandiri kepada karyawan masing-masing.

Kepala Pelakasana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara Arwin Noor Isdiyanto menyatakan, dalam waktu dekat Surat Edaran Bupati mengenai hal ini akan dikirimkan.

Baca: Enam Orang Sekeluarga di Jepara Positif Covid-19, Klaster Kasus 08 yang Meninggal

Semua perusahaan besar yang memiliki ribuan karyawan diharuskan melakukan rapid test terhadap semua karyawan.

Langkah ini diharapkan bisa menjaring orang yang kemungkinan terjangkit virus Covid-19. Dengan lebih cepat terdeteksi diharapkan langkah pengamanannya bisa segera dilakukan.

Dengan begitu, laju penularan covid 19 bisa segera diatasi dan dihentikan dengan penanganan-penanganan yang lebih terarah.

Baca: Suami Istri Asal Welahan Jepara Positif Covid-19

”Surat Edaran Bupati sudah kami siapkan untuk mendapatkan persetujuan. Dalam rapat evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Jepara, hal ini sudah dibahas dan disepakati. Surat Edaran tinggal menunggu tanda-tangan bapak Bupati,” ujar Arwin Noor Isdiyanto, Rabu (3/6/2020).

Menurut Arwin yang juga menjabat sebagai Sekretaris GTPP Covid-19 Jepara ini, sudah ada beberapa perusahaan besar yang justru menanyakan hal ini.

Beberapa perusahaan besar di Jepara sudah menanyakan bagaimana prosedur yang harus ditempuh jika ingin menyelenggarakan rapid test secara mandiri.

Baca: Lagi Dua Warga Jepara Positif Covid-19, Salah Satunya Pedagang di Pasar Ratu

Untuk prosedurnya, lanjutnya, perusahaan bisa membeli sendiri alat rapid test dan bisa melaksanakannya secara mandiri bisa berkoordinasi dengan GTPP Covid-19 Jepara.

Jika mereka memiliki tenaga ahli sendiri bisa dilaksanakan sendiri, namun jika tidak maka GTPP Covid 19 akan memberikan bantuan tenaga ahli dalam hal ini.

“GTPP Covid-19 Jepara tentunya akan siap membantu pelaksanaan tehnisnya di lapangan. Terutama terkait dengan tenaga operasional yang memahami bagaimana rapid test ini dilaksanakan. Perusahaan-perusahaan juga bisa berkonsultasi mengenai pemenuhan kebutuhan rapid testnya,” tambah Arwin Noor Isdiyanto.

Baca: Gelar Rapid Test Massal di 12 Pasar di Jepara, 50 Orang Dinyatakan Reaktif

Dengan dilakukannya rapid test secara massal dimungkinkan akan terjadi lonjakan kasus Covid-19. Namun demikian lonjakan itu akan bisa segera ditangani dan bisa ditekan agar angkanya terus menurun.

Meski melonjak, waktu yang dibutuhkan untuk mengatasi pandemi bisa lebih relative cepat. Hal ini jika dibandingkan seperti yang terjadi saat ini, angka kasus kemungkinan tidak akan drastis, namun akan terjadi dalam waktu yang lama.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...