Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

1.082 Calon Jemaah Haji dari Grobogan Batal ke Tanah Suci Tahun Ini

MURIANEWS, Grobogan – Pemerintah secara resmi memutuskan untuk melakukan pembatalan pemberangkatan jemaah haji tahun 1441 H/2020, Selasa (2/6/2020).

Pembatalan ini dituangkan dalam Keputusan Menteri Agama Nomor 494 Tahun 2020 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1441H / 2020M.

Adanya keputusan ini berimbas kepada calon jemaah haji dari Grobogan yang sudah mendapat porsi keberangkatan pada tahun ini. Total jemaah haji yang sedianya berangkat tahun ini mencapai seribu orang lebih.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Grobogan Abdul Ro’uf mengatakan, jumlah calon haji yang mendapat porsi keberangkatan tahun ini sebanyak 1.082 orang.

Kemudian, untuk Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD) ada sembilan orang. Dengan demikian, total jemaah keseluruhan ada 1.091 orang.

Menurutnya, semua calon haji itu sudah melunasi biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH). Selain itu, mereka juga sudah mengikuti manasik, imunisasi meningitis hingga proses pembuatan paspor.

“Sebenarnya sebagian besar persiapannya sudah kami lakukan. Namun, akhirnya ada pembatalan keberangkatan haji. Keputusan ini dilakukan demi melindungi jemaah haji secara keseluruhan,” katanya, Selasa (2/6/2020).

Baca: Pemerintah RI Putuskan Tak Berangkatkan Jemaah Haji Tahun Ini

Ia menambahkan, keputusan pembatalan keberangkatan jemaah haji itu secara tidak langsung sudah diinformasikan pada calon jemaah haji lewat grup media sosial.

Untuk pemberitahuan surat resmi secara tertulis juga sudah dipersiapkan dan akan segera dikirimkan pada setiap jemaah.

“Kami juga kirimkan surat kepada kepala KUA dan Kelompok Bimbimbingan Haji dan Umroh (KBIHU) untuk menyosialisasikan masalah pembatalan keberangkatan jemaah haji tahun 1441 H/2020 ini,” pungkasnya.

Seribuan calo jemaah haji dari Grobogan ini harus rela keberangkatannya ke Tanah Suci tertunda untuk satu tahun lagi. Pemerintah berjanji akan membRrangkatkan mereka pada musim haji tahun depan.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...