Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Hartopo Sebut Kasus Puskesmas Kaliwungu Kudus Belum Transmisi Lokal

0 924

MURIANEWS, Kudus – Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kudus HM Hartopo menyatakan jika kasus corona di Puskesmas Kaliwungu Kudus bukanlah transmisi lokal.

Hal tersebut, kata Hartopo, dikarenakan awal kasus tersebut bukanlah berasal dari dalam wilayah. Yakni tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Kaliwungu yang positif corona diduga tertular dari luar Kudus.

“Nakes ini kan dari Jepara, hingga akhirnya di-tracking di Puskesmas Kaliwungu,” kata Hartopo via telepon Senin (1/6/2020) malam.

Para Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang kini melakukan isolasi mandiri, kata dia, juga belum bisa dikatakan transmisi lokal. Begitu juga dengan para nakes Puskesmas Kaliwungu yang isolasi mandiri.

“Mereka juga belum bisa dikatakan positif atau tidak,” ujarnya.

Barulah, lanjutnya, apabila banyak ditemukan kasus yang positif, Kabupaten Kudus bisa dinyatakan memiliki transmisi lokal. “Ini baru transmisi internal puskesmas, belum ada transmisi wilayah,” kata dia.

Hartopo menambahkan, persiapan new normal juga tetap akan berjalan. Pasalnya, apabila dibiarkan seperti ini, katanya, maka perekonomian akan semakin memprihatinkan.

“Yang penting protokol kesehatan diterapkan. Pemakaian masker dan physical distancing juga diterapkan,” jelas Hartopo.

Baca: Nakes Positif Corona Kontak dengan Rekan Kerja, Puskesmas Kaliwungu Kudus Ditutup Sementara

Diberitakan sebelumnya, Puskesmas Kaliwungu Kudus ditutup sementara sejak Minggu (31/5/2020) kemarin karena semua nakes di puskesmas itu kontak langsung dengan pasien positif corona.

Pasien positif itu merupakan seorang perempuan asal Jepara yang bekerja sebagai nakes di puskesmas tersebut.

Diketahui, Kasus corona di Kabupaten Kudus kembali melonjak. Padahal sebelumnya, kurva penambahan kasus di Kudus cenderung landai dan menurun.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kudus mencatat ada empat kasus baru yang terkonfirmasi Minggu, (31/5/2020) malam. Tiga di antaranya merupakan kasus dari dalam wilayah dan satu luar wilayah.

Keempat kasus baru tersebut secara keseluruhan memiliki riwayat kontak dengan pasien penderita. Satu di antaranya juga memiliki riwayat perjalanan ke Yogyakarta.

Kudus sendiri, sebenarnya telah dilaporkan Kementerian Kesehatan per tanggal 28 Mei 2020 sebagai wilayah zona merah bersama daerah lainnya di Jawa Tengah.

Tak hanya itu, Kudus dan sejumlah daerah lain seperti Pati, Demak, Jepara, Grobogan, dan Sragen juga dilaporkan sebagai daerah transmisi lokal baru di Jawa Tengah setelah Kota Semarang dan Kota Surakarta.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.