Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Nakes Positif Corona Kontak dengan Rekan Kerja, Puskesmas Kaliwungu Kudus Ditutup Sementara

0 1.737

MURIANEWS, Kudus – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kudus memutuskan untuk menutup sementara Puskesmas Kaliwungu. Ini dilakukan setelah seluruh tenaga kesehatan (nakes) di puskesmas ini pernah kontak langsung dengan pasien positif corona.

Penutupannya pun telah dilakukan sejak dua hari terakhir. Pasien positif corona itu diketahui sebagai seorang nakes asal Jepara yang juga bekerja di puskesmas tersebut.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kudus dr Andini Aridewi menjelaskan, keputusan tersebut diambil usai tim surveillance melakukan riwayat pelacakan terhadap pasien positif tersebut.

Di mana diketahui, semua nakes yang bekerja di fasilitas kesehatan (faskes) tersebut memiliki kontak dengan pasein positif yang kini tengah dirawat. “Mereka sudah di-screening,” ucap Andini via WhatsApp Senin (1/6/2020) malam.

Para nakes yang memiliki kontak erat tersebut, lanjut dia, juga telah dilakukan uji swab. Sehingga pihak Gugus Tugas pun kini masih menunggu hasil dari uji tersebut. “Ada tiga orang yang menunggu hasil swab,” lanjut dia.

Baca: Lagi, Tiga Warga Jepara Positif Covid-19, Mulai dari Perawat di Kudus Hingga Pedagang di Pasar Kalinyamat

Sementara terkait pelayanan, Andini mengatakan untuk pelayanan di Puskesmas Kaliwungu tersebut akan dialihkan ke sejumlah faskes-faskes terdekat. Di antaranya Puskesmas Sidorekso dan Gribig.

“Pengalihannya akan dilakukan hingga hasil PCR keluar, dengan begitu kami bisa mengatur kembali bentuk pelayanannya,” jelas Andini.

Sementara untuk kasus terkonfirmasi positif di Kudus sendiri secara keseluruhan tercatat ada 37 kasus. Sebanyak 29 di antaranya telah dinyatakan sembuh dari corona.

Baca: Hartopo Sebut Kasus Puskesmas Kaliwungu Kudus Belum Transmisi Lokal

Sementara lima lainnya meninggal dunia. Sedang pasien yang dirawat berjumlah dua orang dan satu orang isolasi mandiri.

Kemudian untuk kasus luar wilayah yang ditangani, berjumlah 19 kasus. Di mana 15 orang dinyatakan sembuh dan empat pasien menjalani isolasi mandiri.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.